Evaluasi BGN Jadi Sorotan, Dasco Sebut Tata Kelola dan MBG Perlu Diperkuat

PASUNDANEKSPRES.ID - Evaluasi terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi perhatian publik setelah pemerintah melakukan pembenahan di tubuh lembaga tersebut. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional.
Pemerintah disebut telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program dalam kurun waktu yang cukup panjang. Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi dasar untuk melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan efektivitas layanan kepada masyarakat.
Dasco Soroti Tata Kelola BGN
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah pemerintah dalam melakukan evaluasi BGN. Menurutnya, proses tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap aspirasi masyarakat, penerima manfaat program, serta masukan dari DPR RI.
Dasco menilai evaluasi BGN tidak hanya menyangkut aspek kepemimpinan, tetapi juga tata kelola organisasi dan koordinasi lintas kementerian yang terlibat dalam pelaksanaan program.
Menurutnya, perbaikan tata kelola menjadi penting agar berbagai program yang dijalankan BGN dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jadi Prioritas
Dalam proses evaluasi BGN, keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi perhatian utama. DPR berharap pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu meski terjadi pembenahan di tingkat organisasi.
Program MBG selama ini menjadi salah satu program strategis pemerintah yang menyasar pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Karena itu, keberlangsungan layanan dan kualitas pelaksanaannya dinilai harus terus dijaga.
Selain memastikan layanan tetap berjalan, pemerintah juga terus melakukan penyempurnaan sistem, termasuk validasi data penerima manfaat dan penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah.
Perbaikan Tata Kelola dan Layanan
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam evaluasi BGN, mulai dari efektivitas pelaksanaan program, koordinasi antarinstansi, hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pembenahan tersebut diharapkan dapat memperkuat kinerja lembaga sekaligus meningkatkan manfaat yang diterima masyarakat dari berbagai program yang dijalankan.
DPR juga berharap evaluasi BGN dapat menjadi momentum untuk mempercepat jangkauan layanan ke berbagai daerah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Fokus pada Penguatan Program
Dengan adanya evaluasi BGN, perhatian kini tertuju pada langkah-langkah perbaikan yang akan dilakukan ke depan. Pemerintah diharapkan mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan koordinasi, dan memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif.
Melalui pembenahan tersebut, manfaat program diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekaligus mendukung tujuan peningkatan kualitas gizi nasional.
