Jalan Rusak di Cikampek Sebabkan Korban, Dedi Mulyadi Sampaikan Permintaan Maaf dan Langkah Perbaikan

PASUNDANEKPSRES.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, angkat bicara terkait kasus jalan rusak di Cikampek yang mengakibatkan adanya korban. Ia mengakui bahwa hingga kini masih banyak ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan.
Kerusakan tersebut terdapat di sejumlah jalur penghubung utama, mulai dari Jakarta menuju Jawa Barat hingga ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dedi juga tidak menampik masih adanya jalan nasional di Jawa Barat yang kondisinya belum layak, termasuk ruas Bekasi–Cirebon.
Atas insiden jalan rusak di Cikampek yang menelan korban, Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Pernyataan itu ia sampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Senin (2/2/2026).
“Kami Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf dengan adanya kecelakaan, di jalur Jalan Nasional,” ujar Dedi Mulyadi.
Dedi menyebutkan bahwa ruas Jalan Nasional Cikampek yang berada di kawasan Pantai Utara (Pantura) masih dipenuhi banyak lubang sehingga membahayakan pengguna jalan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perbaikan karena jalan tersebut berada di bawah tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Meski demikian, Dedi Mulyadi menegaskan pihaknya tetap berupaya dengan menyampaikan secara langsung persoalan kerusakan jalan di Cikampek kepada Kementerian PU.
“Saya meminta secara khusus sudah bertemu dengan Kementerian PU dan Pak Menterinya waktu di Bandung di rumah dinas di Pakuan,” ujarnya.
Dedi menyampaikan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum telah menyusun rencana perbaikan jalan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Ia pun berharap proses perbaikan tersebut dapat segera direalisasikan agar kecelakaan lalu lintas di ruas-ruas Pantura tidak terus berulang.
