Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:15 WIB
Bagikan:
Kronologi Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi
Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) CommuterLine rute Bekasi-Jakarta pada Senin malam (27/4/2026). (Foto: X (Twitter) @txttransportasi)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) CommuterLine rute Bekasi-Jakarta pada Senin malam (27/4/2026).

Peristiwa itu bermula saat KRL rute Bekasi-Jakarta itu tengah berhenti di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur yang melaju dari arah Jakarta menuju Cikarang.

Kereta tersebut diketahui berhenti lantaran KRL Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak sebuah mobil taksi di perlintasan sebidang dekat stasiun.

Akibat hal tersebut, rangkaian KRL terpaksa berhenti darurat di jalur rel. Namun, beberapa saat kemudian, datang Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek yang melaju ke arah Cikarang tidak sempat menghindar dan menghantam gerbong paling belakang KRL tersebut.

"Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai menembus gerbong paling belakang CommuterLine," ucap Munir, salah satu penumpang CommuterLine yang selamat, dikutip dari Antara, Selasa (28/4/2026).

Hantaman keras dari KA Argo Bromo Anggrek mengakibatkan gerbong perempuan CommuterLine yang terletak di belakang mengalami rusak parah.

"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," katanya.

Sejumlah penumpang banyak yang terjepit di gerbong paling belakang dan kesulitan mengevakuasi diri karena sulitnya akses keluar dan gerbong yang sudah hancur.

Hingga saat ini, proses evakuasi terhadap para korban tengah dilakukan dan untuk sementara waktu Stasiun Bekasi Timur tidak melayani naik dan turun penumpang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan duka cita dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan keluarga korban atas peristiwa ini.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat," ujar Anne dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Update Korban Kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL: 14 Orang Tewas, 84 Luka

Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menyampaikan tercatat 14 orang meninggal dunia akibat peristiwa kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL CommuterLine.

Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan.

(inm)

Berita Terbaru

SMP IT Al-Majid Subang Buka SPMB, Anak Yatim Berprestasi Berpeluang Sekolah Gratis hingga Kelas IX

SMP IT Al-Majid Subang Buka SPMB, Anak Yatim Berprestasi Berpeluang Sekolah Gratis hingga Kelas IX

Subang4 menit lalu
Kejar Target KB Pria, DP2KBP3A Subang Hadapi Tantangan Partisipasi dan Skrining Peserta

Kejar Target KB Pria, DP2KBP3A Subang Hadapi Tantangan Partisipasi dan Skrining Peserta

Headline9 menit lalu
Kapolsek Subang Ingatkan 1.122 Siswa SMPN 6 Jauhi Tawuran, Geng Motor hingga Bullying

Kapolsek Subang Ingatkan 1.122 Siswa SMPN 6 Jauhi Tawuran, Geng Motor hingga Bullying

Subang12 menit lalu
Borong 8 Medali, Cinta Violend Harumkan Subang di Kejuaraan Renang Jakarta

Borong 8 Medali, Cinta Violend Harumkan Subang di Kejuaraan Renang Jakarta

Subang18 menit lalu
ADVERTISEMENT
Erick Thohir Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penyerangan Suporter di Kabupaten Bogor

Erick Thohir Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penyerangan Suporter di Kabupaten Bogor

Jawa Barat19 menit lalu
Mengenal Spartan BMKG, Sistem Peringatan Dini Karhutla hingga 7 Hari ke Depan

Mengenal Spartan BMKG, Sistem Peringatan Dini Karhutla hingga 7 Hari ke Depan

Nasional19 menit lalu
Dinkes Purwakarta Imbau Warga Hindari Mandi Air Hujan Awal, Debu dan Bakteri Potensi Bawa Penyakit

Dinkes Purwakarta Imbau Warga Hindari Mandi Air Hujan Awal, Debu dan Bakteri Potensi Bawa Penyakit

Purwakarta23 menit lalu
Pemkab Purwakarta Perkuat Penerapan SPIP Terintegrasi

Pemkab Purwakarta Perkuat Penerapan SPIP Terintegrasi

Purwakarta26 menit lalu
KNPI Purwakarta Usulkan Jasa Sewa Alat Berat Masuk Objek Pajak Daerah

KNPI Purwakarta Usulkan Jasa Sewa Alat Berat Masuk Objek Pajak Daerah

Headline29 menit lalu
Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP

Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP

Nasional31 menit lalu