Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengenal Rangkaian Hari Raya Nyepi, Tradisi Hening Sarat Makna

P
Putri MelaniaEditor: Heru Ramdani
|16:10 WIB
Bagikan:
Mengenal Rangkaian Hari Raya Nyepi, Tradisi Hening Sarat Makna
Foto: Umat Hindu melaksanakan Upacara Nyepi di Pantai. (Sumber: Satrio Ramadhan (Studio Ramadhan)/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pergantian tahun dalam tradisi Hindu tidak diisi pesta atau perayaan meriah. Rangkaian Hari Raya Nyepi justru menghadirkan suasana hening yang sarat makna spiritual.

Rangkaian Hari Raya Nyepi selalu berkaitan erat dengan kalender Saka yang telah lama digunakan dalam kehidupan umat Hindu di Nusantara, khususnya di Bali.

Pada tahun 2026, perayaan ini menandai Tahun Baru Saka 1948. Nilai yang dibawa bukan sekadar pergantian angka, tetapi juga ajakan untuk melakukan introspeksi dan membersihkan diri secara menyeluruh.

Rangkaian Hari Raya Nyepi dan Tahapannya

Rangkaian Hari Raya Nyepi tidak berlangsung dalam satu hari saja.

Sejumlah tahapan penting dilakukan secara berurutan, masing-masing memiliki makna yang mendalam dan tetap dijaga hingga kini.

1. Melasti, Awal Penyucian Diri

Rangkaian Hari Raya Nyepi diawali melalui upacara Melasti yang dilaksanakan beberapa hari sebelum Nyepi. Umat Hindu membawa pratima atau benda suci menuju sumber air seperti laut, danau, atau sungai.

Air dipercaya sebagai simbol pembersihan. Prosesi ini menggambarkan upaya menyucikan diri dari kotoran lahir dan batin, sekaligus memohon keseimbangan sebelum memasuki Tahun Baru Saka.

2. Tawur Agung dan Ogoh-ogoh

Sehari sebelum Nyepi, rangkaian Hari Raya Nyepi dilanjutkan melalui Tawur Agung Kesanga. Ritual ini dilakukan untuk menjaga keharmonisan antara manusia dan alam.

Persembahan disiapkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus penetral energi negatif. Pada malam harinya, masyarakat menggelar pawai ogoh-ogoh.

  • Ogoh-ogoh melambangkan sifat buruk dan energi negatif
  • Diarak keliling sebagai simbol pengusiran hal-hal buruk
  • Dibakar sebagai tanda pembersihan sebelum memasuki tahun baru

Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian budaya, tetapi juga mengandung pesan moral tentang pengendalian diri.

3. Hari Nyepi, Inti Keheningan

Puncak rangkaian Hari Raya Nyepi jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026. Selama 24 jam, umat Hindu menjalankan Catur Brata Penyepian.

  • Amati Geni: tidak menyalakan api atau cahaya
  • Amati Karya: tidak bekerja
  • Amati Lelunganan: tidak bepergian
  • Amati Lelanguan: tidak mencari hiburan

Suasana hening dijaga sepenuhnya. Aktivitas masyarakat dihentikan agar fokus tertuju pada doa, meditasi, dan refleksi diri.

Keheningan ini memberi ruang untuk memahami diri serta memperbaiki sikap di tahun yang baru.

4. Ngembak Geni, Kembali ke Kehidupan Sosial

Rangkaian Hari Raya Nyepi berlanjut ke Ngembak Geni yang dirayakan sehari setelah Nyepi. Momen ini diisi kegiatan saling berkunjung dan mempererat hubungan antaranggota keluarga maupun masyarakat.

Tradisi saling memaafkan menjadi bagian penting. Hubungan yang sempat renggang diharapkan kembali harmonis setelah melalui proses introspeksi saat Nyepi.

Rangkaian Hari Raya Nyepi tidak hanya dipahami sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya kesederhanaan, pengendalian diri, serta keseimbangan hidup.

(pm)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional1 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional1 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional1 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang3 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat3 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang4 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle5 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle6 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle6 jam lalu