Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Siap Blacklist Alumni LPDP yang Viral Hina Indonesia!

PASUNDAN EKSPRES.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas terhadap alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang viral karena dianggap menghina Indonesia. Suami dari alumni tersebut, yang juga merupakan awardee LPDP, diwajibkan mengembalikan seluruh dana beasiswa beserta bunganya setelah dilakukan komunikasi.
Dalam pernyataannya, Purbaya menyatakan sangat menyesalkan tindakan tersebut. Ia menekankan bahwa dana beasiswa LPDP berasal dari pajak rakyat dan sebagian utang negara yang disisihkan demi pengembangan sumber daya manusia Indonesia.
"Saya harap ke depannya teman-teman yang menerima pinjaman LPDP kalau tidak suka ya sudah, tapi jangan menghina negara. Jangan begitu, kita pakai uang dari pajak dan sebagian utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh. Tapi kalau dipakai untuk kepentingan negara, kita minta uangnya kembali beserta bunganya," ujar Purbaya.
Tak hanya itu, Purbaya juga mengumumkan akan melakukan blacklist terhadap yang bersangkutan. Langkah ini membuat individu tersebut tidak dapat bekerja di seluruh instansi pemerintah Indonesia.
Kasus ini berawal dari viralnya postingan seorang alumni LPDP bernama Dwi Sasetyaningtyas. Ia mengunggah video anaknya yang kini memiliki paspor warga negara Inggris.
Unggahan tersebut menuai kritik keras dari netizen, yang menilai pernyataan dan tindakan tersebut tidak pantas disampaikan oleh penerima beasiswa yang dananya berasal dari anggaran publik.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hadrian Irfani, juga menyayangkan kejadian ini. Ia meminta LPDP untuk mengevaluasi mekanisme rekrutmen dan seleksi awardee agar kejadian serupa tidak terulang.
Purbaya kembali mengingatkan seluruh penerima beasiswa LPDP untuk bertindak sebagai duta bangsa di luar negeri.
Mereka diharapkan memperkenalkan budaya, adat istiadat, etika, dan tata cara Indonesia yang menjadi kekayaan bangsa, serta menunjukkan rasa terima kasih kepada negara yang telah membiayai pendidikan mereka.
