Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menteri PPPA Minta Maaf Terkait Usulan Pemindahan Gerbong Wanita ke Tengah

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|09:46 WIB
Bagikan:
Menteri PPPA Minta Maaf Terkait Usulan Pemindahan Gerbong Wanita ke Tengah
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meminta maaf atas pernyataan kontroversial yakni mengusulkan gerbong wanita di KRL dipindah ke tengah.

PASUNDANEKSPRES.ID - Menteri PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Arifah Fauzi, menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang menuai kontroversi terkait usulan pemindahan gerbong khusus wanita di KRL ke bagian tengah.

Pernyataan itu ia sampaikan setelah insiden kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Arifah juga mengakui bahwa pernyataan tersebut kurang sensitif.

Menteri PPPA Minta Maaf

"Terkait pernyataan saya paskainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat," kata Arifah mengutip akun resmi KemenPPPA, Rabu (29/4).

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti dan tidak nyaman atas pernyataan tersebut," sambungnya.

Arifah Fauzi menjelaskan bahwa pernyataannya tidak dimaksudkan untuk membandingkan aspek keselamatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keselamatan baik perempuan maupun laki-laki harus menjadi prioritas utama.

"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," jelas Arifah.

Menteri PPPA, Arifah Fauzi juga menambahkan bahwa saat ini pemerintah memprioritaskan penanganan bagi seluruh korban.

"Saat ini, prioritas utama pemerintah adalah memastikan penanganan terbaik kepada seluruh korban, baik yang meninggal dunia, maupun yang mengalami luka-luka," jelas Arifah.

Sebelumnya, Arifah Fauzi mengusulkan agar gerbong khusus wanita pada KRL ditempatkan di bagian tengah rangkaian. Usulan tersebut muncul sebagai dampak dari kecelakaan kereta api yang menelan korban jiwa di Stasiun Bekasi Timur.

"Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," ujar Arifah kepada wartawan setelah menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4).

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline5 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat6 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta7 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle7 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang7 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta8 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta8 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang8 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang8 jam lalu