Motor Listrik BGN Viral, Ini Penjelasan Resmi dan Fakta di Baliknya

PASUNDANEKSPRES.ID - Video ratusan motor listrik dengan stiker Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak viral di media sosial dan memicu berbagai pertanyaan dari publik. Dalam video yang beredar, terlihat kendaraan tersebut masih terbungkus plastik dan diduga akan digunakan untuk operasional program pemenuhan gizi.
Mengutip dari Instagram subang.info, video tersebut langsung menarik perhatian warganet dan memunculkan beragam spekulasi terkait tujuan serta jumlah pengadaan motor listrik tersebut.
Menanggapi hal ini, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi. Ia membenarkan bahwa pengadaan motor listrik tersebut memang ada dan merupakan bagian dari anggaran tahun 2025.
Menurutnya, motor-motor tersebut belum didistribusikan karena masih dalam tahap administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan secara operasional.
Namun, polemik tidak berhenti di situ. Jumlah unit dan besaran anggaran menjadi sorotan publik. BGN menyebut jumlah realisasi pengadaan mencapai 21.801 unit, sekaligus membantah informasi yang menyebut angka hingga 70.000 unit.
Di sisi lain, muncul kritik dari warganet yang mempertanyakan urgensi pembelian tersebut, terutama di tengah kondisi keuangan negara yang sedang mengalami defisit besar pada awal 2026.
Selain itu, metode pengadaan melalui sistem e-purchasing juga ikut disorot. Beberapa pihak menilai mekanisme tersebut masih memiliki celah dalam hal transparansi dan pengawasan publik.
Isu ini pun berkembang menjadi diskusi yang lebih luas, tidak hanya soal pengadaan motor listrik, tetapi juga menyangkut transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara.
