Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Motor Listrik BGN Viral, Ini Penjelasan Resmi dan Fakta di Baliknya

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|15:43 WIB
Bagikan:
Motor Listrik BGN Viral, Ini Penjelasan Resmi dan Fakta di Baliknya
Motor listrik BGN viral, publik soroti jumlah dan transparansi anggaran. (Foto: detikOTO/Emmo)

PASUNDANEKSPRES.ID - Video ratusan motor listrik dengan stiker Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak viral di media sosial dan memicu berbagai pertanyaan dari publik. Dalam video yang beredar, terlihat kendaraan tersebut masih terbungkus plastik dan diduga akan digunakan untuk operasional program pemenuhan gizi.

Mengutip dari Instagram subang.info, video tersebut langsung menarik perhatian warganet dan memunculkan beragam spekulasi terkait tujuan serta jumlah pengadaan motor listrik tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi. Ia membenarkan bahwa pengadaan motor listrik tersebut memang ada dan merupakan bagian dari anggaran tahun 2025.

Menurutnya, motor-motor tersebut belum didistribusikan karena masih dalam tahap administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan secara operasional.

Namun, polemik tidak berhenti di situ. Jumlah unit dan besaran anggaran menjadi sorotan publik. BGN menyebut jumlah realisasi pengadaan mencapai 21.801 unit, sekaligus membantah informasi yang menyebut angka hingga 70.000 unit.

Di sisi lain, muncul kritik dari warganet yang mempertanyakan urgensi pembelian tersebut, terutama di tengah kondisi keuangan negara yang sedang mengalami defisit besar pada awal 2026.

Selain itu, metode pengadaan melalui sistem e-purchasing juga ikut disorot. Beberapa pihak menilai mekanisme tersebut masih memiliki celah dalam hal transparansi dan pengawasan publik.

Isu ini pun berkembang menjadi diskusi yang lebih luas, tidak hanya soal pengadaan motor listrik, tetapi juga menyangkut transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara.

Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional9 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional13 jam lalu