Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemerintah akan Bungkam Media Berita dengan RUU?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:38 WIB
Bagikan:
Pemerintah akan Bungkam Media Berita dengan RUU?
Pemerintah akan Bungkam Media Berita dengan RUU?

PASUNDAN EKSPRES- Di tengah dinamika politik dan sosial Indonesia, muncul sebuah draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang menimbulkan kekhawatiran luas di kalangan jurnalis dan masyarakat.

RUU ini dinilai mengandung pasal-pasal kontroversial yang berpotensi membatasi kebebasan pers dan menghambat penyiaran berita di Indonesia.

Salah satu pasal yang paling menjadi sorotan adalah Pasal 50b ayat 2 huruf c yang melarang penayangan eksklusif karya jurnalistik investigatif.

Karya jurnalistik investigatif adalah salah satu bentuk jurnalisme yang penting untuk mengungkap fakta tersembunyi dan menyampaikan kebenaran kepada publik.

Pembatasan terhadap jenis konten ini dianggap sebagai bentuk pembungkaman terhadap kebebasan pers dan mengurangi ruang gerak jurnalis untuk melakukan investigasi mendalam.

Ketentuan tersebut juga dinilai melanggar Undang-Undang Dasar 1945 yang menjamin kebebasan pers di Indonesia.

Ketua Umum Jaringan Media Cyber Indonesia menegaskan bahwa selama karya jurnalistik tersebut memegang teguh kode etik jurnalistik, berdasarkan fakta yang benar, dan dibuat secara profesional, tidak ada yang boleh melarang penyiaran karya jurnalistik investigatif.

Selain itu, ada juga pasal tentang pelarangan berita bohong yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan jurnalis.

Pasal ini dianggap berpotensi menjadi "pasal karet" yang bisa digunakan untuk menekan jurnalis secara sewenang-wenang.

Dalam praktiknya, pengawasan terhadap berita bohong adalah wewenang Dewan Pers sesuai dengan undang-undang yang ada, bukan bagian dari regulasi penyiaran.

Masyarakat khawatir bahwa RUU Penyiaran ini akan menjadi alat kekuasaan dan politik oleh pihak tertentu untuk membungkam praktik jurnalisme yang profesional dan berkualitas.

Jika RUU ini disahkan tanpa perubahan signifikan, kebebasan pers di Indonesia bisa terancam, dan peran media sebagai pilar keempat demokrasi akan terganggu.

Kebebasan pers adalah elemen fundamental dalam demokrasi yang sehat. Media yang bebas dan independen berfungsi sebagai pengawas yang memastikan transparansi dan akuntabilitas pemerintah dan institusi lainnya.

Tanpa kebebasan pers, masyarakat kehilangan salah satu alat terpenting untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.

Dengan demikian, upaya untuk membungkam jurnalisme melalui peraturan yang ketat dapat dicegah, dan demokrasi di Indonesia dapat terus berkembang dengan dukungan media yang bebas dan bertanggung jawab.

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline47 menit lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline54 menit lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline1 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle4 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle5 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle6 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional6 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle7 jam lalu