Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polda Jabar Pastikan Jalur Tol Dapat Digunakan Secara Fungsional Saat Mudik dan Lebaran

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|09:33 WIB
Bagikan:
Polda Jabar Pastikan Jalur Tol Dapat Digunakan Secara Fungsional Saat Mudik dan Lebaran
Polda Jabar Pastikan Jalur Tol Dapat Digunakan Secara Fungsional Saat Mudik dan Lebaran 2026

PASUNDANSKPRES.ID - Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar memastikan sejumlah ruas jalan tol akan difungsikan sementara selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini disiapkan sebagai langkah antisipasi untuk mengatasi peningkatan volume kendaraan yang setiap tahunnya terus melonjak secara signifikan.

Dirlantas Polda Jabar, Kombes Raydian Kokrosono, menyampaikan bahwa Tol Japek II Selatan yang menghubungkan Jakarta dan Cikampek termasuk dalam rencana pengoperasian fungsional tersebut. Jalur ini dinilai strategis dalam mendukung kelancaran distribusi arus lalu lintas, khususnya saat puncak arus balik berlangsung.

"Japek II Selatan, hasil pengecekan akhir pak Kakorlantas dan pak Kapolda bakal dibuka fungsional, utamanya ketika arus balik. Keberadaan jalur tambahan itu diharapkan dapat memecah konsentrasi kendaraan dari arah Jawa Tengah (Jateng) menuju Jakarta. Dengan adanya akses alternatif, beban lalu lintas tidak sepenuhnya bertumpu pada ruas utama sehingga kepadatan bisa ditekan,” paparnya, Sabtu (28/2).

Selain Japek II Selatan, Raydian juga mengungkapkan bahwa Tol Bocimi Seksi 3 berpotensi kembali dioperasikan secara sementara. Ruas sepanjang sekitar 6 kilometer itu menghubungkan Parungkuda hingga Karangtengah, yang selama ini sering menjadi titik krusial ketika volume kendaraan mengalami peningkatan.

"Ini untuk menghindari kepadatan di Pasar Cibadak baik mudik atau balik, meski demikian, pembukaan secara fungsional tidak bersifat permanen dan akan sangat bergantung pada kondisi di lapangan. Evaluasi dilakukan melalui traffic counting guna melihat intensitas kendaraan yang melintas, baik saat periode mudik maupun arus balik, jika memang diperlukan, nanti akan kami sesuaikan,” tambahnya.

Menurut Raydian, selain memusatkan pengamanan pada sejumlah klaster yang rawan kepadatan, kepolisian juga menyiapkan skema pengoperasian ruas tol secara fungsional guna mengurai potensi kemacetan.

Persiapan tersebut telah dilakukan sejak beberapa pekan terakhir, mencakup rapat koordinasi lintas sektoral, peninjauan lapangan, hingga komunikasi intensif dengan para pemangku kepentingan.

Ia menjelaskan, secara nasional terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian dalam Operasi Ketupat tahun ini, yakni jalur tol termasuk Tol Trans Jawa, jalur arteri khususnya wilayah selatan Jawa Barat, kawasan wisata, tempat ibadah, serta titik penyeberangan seperti pelabuhan dan bandara.

Namun, untuk wilayah hukum Polda Jabar, fokus pengamanan diprioritaskan pada tiga klaster yang dinilai paling rawan. Simulasi serta latihan rekayasa lalu lintas pun menjadi tahapan penting agar seluruh personel memiliki pemahaman dan pola tindak yang seragam ketika menghadapi lonjakan kendaraan.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penumpukan arus, pihaknya juga memastikan kesiapan pembukaan sejumlah ruas tol secara fungsional. Dua ruas yang disiapkan adalah Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan dan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3.

Berdasarkan hasil pengecekan terakhir yang dilakukan Kakorlantas Polri bersama Kapolda Jabar, Tol Japek II Selatan diproyeksikan untuk menampung volume kendaraan saat puncak arus balik.

Sementara itu, Tol Bocimi Seksi 3 yang menghubungkan Parungkuda hingga Karangtengah sepanjang kurang lebih 6 kilometer juga berpeluang difungsikan. Keberadaan jalur ini dinilai strategis untuk meminimalkan kepadatan di kawasan Pasar Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Meski demikian, penerapan tol fungsional tersebut akan diberlakukan secara situasional. Keputusan pengoperasian akan mengacu pada hasil perhitungan volume kendaraan (traffic counting) di lapangan, baik pada masa arus mudik maupun arus balik.

"Kalau memang (volume kendaraan tinggi dan) diperlukan, nanti akan kita sesuaikan penggunaannya," tandasnya.

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional2 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional2 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional2 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang4 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat4 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang4 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle5 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle6 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle7 jam lalu