Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polemik Motor Listrik BGN, Sorotan Publik Beralih ke Transparansi Anggaran

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|15:42 WIB
Bagikan:
Polemik Motor Listrik BGN, Sorotan Publik Beralih ke Transparansi Anggaran
Polemik motor listrik BGN kini soroti transparansi anggaran dan pengadaan. (Foto: Bloomberg Technoz/Emmo)

PASUNDANEKSPRES.ID - Viralnya video ratusan motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) tidak hanya memancing rasa penasaran publik, tetapi juga memicu diskusi lebih dalam soal transparansi penggunaan anggaran negara.

Mengutip dari Instagram subang.info, video yang memperlihatkan deretan motor listrik masih terbungkus plastik itu langsung menyebar luas dan menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Di tengah viralnya video tersebut, Kepala BGN, Dadan Hindayana, telah memberikan klarifikasi bahwa pengadaan motor listrik tersebut merupakan bagian dari anggaran tahun 2025 dan masih dalam proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Namun, perhatian publik tidak hanya tertuju pada keberadaan motor tersebut, melainkan juga pada bagaimana proses pengadaannya dilakukan.

Metode e-purchasing yang digunakan dalam pengadaan ini menjadi salah satu poin yang disorot. Beberapa pihak menilai sistem tersebut belum sepenuhnya transparan dan sulit dipantau secara terbuka oleh masyarakat.

Selain itu, perbedaan informasi terkait jumlah unit—antara kabar yang menyebut puluhan ribu hingga klarifikasi resmi sebanyak 21.801 unit—ikut menambah kebingungan di tengah publik.

Kondisi ini diperparah dengan situasi keuangan negara yang tengah mengalami tekanan, sehingga setiap penggunaan anggaran dalam jumlah besar menjadi perhatian lebih.

Akibatnya, isu ini berkembang menjadi pembahasan yang lebih luas mengenai akuntabilitas lembaga pemerintah dalam mengelola dana publik.

Bukan hanya soal motor listrik, tetapi juga bagaimana kebijakan dan pengeluaran negara dapat dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.

Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional9 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional10 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle11 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang11 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang11 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional12 jam lalu