Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Proyek Rp1,1 Triliun yang Berujung Tersangka, Fakta-fakta Kerugian Negara Motor Listrik MBG

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|11:58 WIB
Bagikan:
Proyek Rp1,1 Triliun yang Berujung Tersangka, Fakta-fakta Kerugian Negara Motor Listrik MBG
Proyek Rp1,1 Triliun yang Berujung Tersangka, Fakta-fakta Kerugian Negara Motor Listrik MBG

PASUNDAN EKSPRES.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan motor listrik untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menjadi kerugian negara motor listrik mbg.

Fokus utama penyidikan saat ini adalah menghitung potensi Kerugian Negara Motor Listrik MBG yang diduga muncul akibat praktik penggelembungan harga (markup) dalam proyek bernilai sekitar Rp1,1 triliun tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut penggunaan anggaran negara dalam jumlah besar yang seharusnya digunakan untuk mendukung program strategis pemerintah di bidang pemenuhan gizi nasional.

Penyidik menemukan indikasi bahwa proses pengadaan motor listrik telah dikondisikan jauh sebelum tender resmi dilaksanakan.

Kerugian Negara Motor Listrik MBG

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa penyidik telah menetapkan Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono, sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

"Berdasarkan dua alat bukti yang cukup maka tim penyidik menetapkan saudara AM selaku Komisaris PT YAT sebagai tersangka dalam perkara penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola MBG pada BGN," kata Syarief dalam konferensi pers Kejaksaan Agung.

Penetapan tersangka tersebut menjadi langkah penting dalam mengungkap potensi Kerugian Negara Motor Listrik MBG yang hingga kini masih dihitung oleh auditor dan penyidik.

Menurut hasil penyidikan sementara, PT YAT diduga memperoleh keuntungan dari penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang tidak sesuai dengan kondisi pasar.

Penyidik menduga terdapat upaya menaikkan harga kendaraan listrik agar nilai proyek mendekati anggaran yang telah disiapkan.

Apabila dugaan tersebut terbukti, maka negara berpotensi mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Pasalnya, proyek pengadaan motor listrik untuk Badan Gizi Nasional memiliki nilai kontrak mencapai lebih dari Rp1 triliun. Karena itu, penghitungan Kerugian Negara Motor Listrik MBG menjadi salah satu aspek terpenting dalam proses penyidikan.

Tak hanya dugaan markup harga, Kejagung juga menemukan sejumlah kejanggalan terkait kelayakan vendor yang ditunjuk dalam proyek tersebut.

Syarief menyebut perusahaan yang terlibat diduga belum memenuhi syarat dasar sebagai penyedia kendaraan listrik.

"PT YAT belum memiliki dealer atau bengkel aktif serta tidak memenuhi persyaratan, dan proses pengadaan pada saat itu juga belum dimulai," ujar Syarief.

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa proses pengadaan tidak dilakukan secara kompetitif dan transparan.

Dalam kasus pengadaan barang dan jasa pemerintah, pemenuhan persyaratan teknis merupakan salah satu indikator penting untuk mencegah terjadinya Kerugian Negara Motor Listrik MBG maupun proyek pemerintah lainnya.

Penyidik juga menduga telah terjadi komunikasi dan kesepakatan tertentu antara pihak vendor dengan sejumlah pihak terkait sebelum proses pengadaan dimulai. Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari pendalaman kasus yang dilakukan Kejagung.

Andri Mulyono sendiri disebut memiliki peran sebagai penyedia motor listrik dalam proyek tersebut.

Hal itu ditegaskan oleh Syarief saat menjelaskan konstruksi perkara kepada awak media.

"AM merupakan penyedia sepeda motor listrik," kata Syarief.

Kejaksaan Agung menilai praktik semacam ini berpotensi merugikan keuangan negara karena pengadaan tidak dilakukan berdasarkan prinsip efisiensi dan persaingan yang sehat.

Jika harga barang yang dibeli pemerintah lebih tinggi dari harga pasar sebenarnya, maka selisih nilai tersebut dapat menjadi komponen Kerugian Negara Motor Listrik MBG. 

Sejumlah pengamat hukum dan kebijakan publik menilai kasus ini harus diusut secara menyeluruh mengingat program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional.

Transparansi diperlukan agar masyarakat mengetahui bagaimana anggaran negara digunakan dan siapa saja yang bertanggung jawab apabila ditemukan penyimpangan.

Selain itu, pengungkapan nilai pasti Kerugian Negara Motor Listrik MBG juga menjadi faktor penting dalam proses hukum.

Besaran kerugian negara nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam penuntutan terhadap para tersangka yang terlibat dalam perkara ini.

Kejagung memastikan penyidikan masih terus berkembang. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru apabila ditemukan alat bukti yang cukup.

Penyidik saat ini masih memeriksa sejumlah saksi, dokumen pengadaan, serta aliran dana yang berkaitan dengan proyek motor listrik tersebut.

Berita Terbaru

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle5 menit lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle22 menit lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle2 jam lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional3 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle3 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang4 jam lalu
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional5 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu