Purbaya Tegas: Jangan Anggap Indonesia Mudah Disogok, Praktik Nakal Akan Dihajar

PASUNDANEKSPRES.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik bisnis ilegal yang merugikan negara. Ia juga menanggapi anggapan bahwa Indonesia mudah disogok.
“Ada yang lapor ke saya, katanya pemilik perusahaan nantang-nantang. Katanya Indonesia enggak mungkin berubah karena pejabatnya gampang disogok,” ujar Purbaya.
Ia menegaskan anggapan tersebut keliru. Menurutnya, pemerintah saat ini berkomitmen kuat menegakkan aturan tanpa kompromi.
“Sekarang saya buktikan, kita tidak bisa disogok. Kalau main-main, ya kita hajar terus,” tegasnya.
Purbaya menyebut praktik penjualan tanpa PPN tersebut diduga sudah berlangsung sejak 2010, meski tidak semua tahun dapat dipastikan terjadi manipulasi.
“Saya enggak tahu manipulasinya sejak kapan, tapi beberapa tahun terakhir sepertinya praktik itu dilakukan,” katanya.
Ia memastikan kementeriannya akan memanggil para pemilik perusahaan untuk dimintai pertanggungjawaban. Jika melawan, Purbaya menegaskan penegakan hukum akan dilakukan tanpa ampun.
“Kalau diproses lalu melawan, kita tangkap dan hukum sekeras-kerasnya. Ini pesan untuk semua pelaku industri sejenis,” ucapnya.
Purbaya berharap langkah ini menjadi sinyal keras agar seluruh pelaku usaha memperbaiki praktik bisnis, membayar pajak sesuai ketentuan, dan menciptakan persaingan yang adil di pasar.
