Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Purbaya Yudhi Sadewa Dorong Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Salurkan Rp200 Triliun ke Bank Himbara

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|14:47 WIB
Bagikan:
Purbaya Yudhi Sadewa Dorong Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Salurkan Rp200 Triliun ke Bank Himbara
tangkapan layar Instagram Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA – Setelah resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) periode 2024–2029 menggantikan Sri Mulyani Indrawati, Purbaya Yudhi Sadewa langsung mengambil langkah strategis dengan menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen.

Langkah awal yang ditempuh yakni menyalurkan dana sebesar Rp200 triliun ke lima bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Menurut Purbaya, kebijakan ini ditujukan untuk memperbaiki pola kebijakan lama yang dinilai tidak efektif dalam mendorong percepatan ekonomi nasional.

“Kebijakan kita sendiri sering kali justru menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi,” ujar Purbaya dalam acara Great Lecture yang digelar GREAT Institute di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Respons Ekonom: Ambisius tapi Perlu Kehati-hatian

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai pernyataan Menkeu Purbaya sebagai sinyal positif.

Namun, ia mengingatkan bahwa efektivitas kebijakan tersebut tetap perlu diuji.

“Kita punya target ambisius 8 persen dalam 2–3 tahun mendatang, padahal selama ini pertumbuhan ekonomi kita hanya bergerak di kisaran 5–6 persen. Pertanyaannya, apakah strategi baru ini mampu menggeser skala dengan cepat dan tetap aman?” jelas Achmad saat dihubungi Disway, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, publik dan investor kini melihat adanya tekad pemerintah untuk tidak sekadar menjaga stabilitas, melainkan juga melakukan akselerasi.

Salah satu wujudnya ialah pergeseran likuiditas, di mana dana pemerintah yang selama ini “parkir” di Bank Indonesia dialihkan ke bank komersial untuk meningkatkan penyaluran kredit ke sektor riil.

Empat Perubahan Kebijakan

Selain penyaluran dana tersebut, Purbaya juga telah menyiapkan empat arah kebijakan baru, yaitu:

  1. Mendorong likuiditas lebih besar ke sektor riil.

  2. Memperkuat peran swasta dengan pemerintah sebagai katalisator.

  3. Fokus pada pertumbuhan inklusif dan transformasi ekonomi.

  4. Menjaga stabilitas fiskal serta pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab.

Achmad menambahkan, momentum pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan ini menghadirkan optimisme baru.

“Ada kepercayaan publik terhadap ide-ide segar. Optimisme inilah yang memberi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin keluar dari zona nyaman,” tandasnya. (Disway/idr)

Berita Terbaru

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang6 menit lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang26 menit lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang26 menit lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional1 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle1 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang1 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle1 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang2 jam lalu
Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Lifestyle2 jam lalu