Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ramai Isu Mundurnya Ketua OJK hingga Kepala Pasar Modal, Ini Sentimen Positif yang Dibaca Pasar

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|14:34 WIB
Bagikan:
Ramai Isu Mundurnya Ketua OJK hingga Kepala Pasar Modal, Ini Sentimen Positif yang Dibaca Pasar
Isu mundurnya pimpinan OJK dinilai bukan guncangan, melainkan momentum akumulasi pasar pasca koreksi panjang.

PASUNDANEKSPRES.ID - Isu mundurnya sejumlah pejabat strategis di sektor keuangan, mulai dari ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga kepala pasar modal, ramai diperbincangkan pelaku pasar. Meski memicu kegaduhan, sebagian analis justru melihat momentum ini sebagai sentimen positif bagi pasar keuangan Indonesia.

Menurut pengamat pasar, koreksi indeks yang terjadi sebelumnya sudah berlangsung cukup panjang. Secara teknikal, kondisi tersebut membuka ruang terjadinya fase akumulasi, di mana pasar mulai membangun fondasi untuk bergerak naik kembali. Mundurnya pejabat dianggap lebih sebagai pemicu sentimen, bukan faktor utama pergerakan harga.

“Ini seperti bejana yang tidak berhubungan. Secara teknikal, setelah turun panjang, memang wajar terjadi akumulasi dan dorongan ke atas,” ujar analis tersebut.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa potensi munculnya informasi lanjutan di bulan-bulan berikutnya, termasuk Maret, tetap perlu diantisipasi pasar.

Isu pengunduran diri ini juga berkelindan dengan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal masih maraknya praktik penggorengan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pernyataan tersebut dinilai memperkuat persepsi bahwa persoalan sudah jelas terlihat, tinggal menunggu keberanian penegakan aturan.

Secara regulasi, jika ketua OJK resmi mundur, Undang-Undang OJK mengamanatkan Menteri Keuangan membentuk panitia seleksi untuk mencari pengganti. Selanjutnya, figur yang terpilih harus melalui proses di DPR. Proses ini dinilai krusial karena akan menentukan arah pembenahan pasar ke depan.

Pelaku pasar berharap, momentum ini tidak sekadar dimaknai sebagai pergantian figur, tetapi sebagai awal penegakan hukum yang lebih tegas dan konsisten di sektor pasar modal.

Berita Terbaru

Cara Bagikan Instagram Stories Khusus Close Friends, Klik Ini!

Cara Bagikan Instagram Stories Khusus Close Friends, Klik Ini!

Lifestyle28 menit lalu
Terbengkalai dan Tak Terawat, Begini Kondisi Sekolah yang Terseret Kasus Dugaan Korupsi Dana BPMU Subang

Terbengkalai dan Tak Terawat, Begini Kondisi Sekolah yang Terseret Kasus Dugaan Korupsi Dana BPMU Subang

Headline41 menit lalu
Hylo Open 2026 Jadi Penutup Tur Eropa Leg Kedua, Indonesia Tanpa Wakil di WS

Hylo Open 2026 Jadi Penutup Tur Eropa Leg Kedua, Indonesia Tanpa Wakil di WS

Olahraga1 jam lalu
Erick Thohir Respons Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Desak Polisi Usut Tuntas

Erick Thohir Respons Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Desak Polisi Usut Tuntas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Isu BPJS Kesehatan Akan Dihapus Dibantah Pengelola, Layanan JKN Tetap Berjalan

Isu BPJS Kesehatan Akan Dihapus Dibantah Pengelola, Layanan JKN Tetap Berjalan

Nasional3 jam lalu
Diduga Cemburu, Pria di Madiun Habisi Istri Siri dan Anak 4 Tahun

Diduga Cemburu, Pria di Madiun Habisi Istri Siri dan Anak 4 Tahun

Nasional3 jam lalu
Klarifikasi Menteri Haji soal Tenaga Ahli dan Staf, Dua Anak Gus Irfan Resmi Mundur

Klarifikasi Menteri Haji soal Tenaga Ahli dan Staf, Dua Anak Gus Irfan Resmi Mundur

Nasional4 jam lalu
Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Teks Doa

Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Teks Doa

Nasional4 jam lalu
Indonesia Expo 2026 Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

Indonesia Expo 2026 Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

Nasional5 jam lalu
Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Olahraga5 jam lalu