Setelah Waisak, 1 Juni Libur Apa? Ini Penjelasannya

PASUNDANEKSPRES.ID - Tanggal 1 Juni libur apa? Ternyata, rangkaian hari libur pada Mei 2026 ternyata belum benar-benar berakhir.
Setelah libur Iduladha dan Waisak, masyarakat masih akan menikmati tambahan tanggal merah di awal Juni 2026 yang jatuh tepat pada hari Senin.
Kondisi ini membuat akhir Mei hingga awal Juni dipenuhi beberapa hari libur yang saling berdekatan.
Tidak sedikit yang memanfaatkan momen tersebut untuk beristirahat, bepergian singkat, atau berkumpul bersama keluarga sebelum kembali menjalani aktivitas rutin.
Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri telah menetapkan 1 Juni 2026 sebagai hari libur nasional. Tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.
1 Juni Libur Apa? Ini Daftar Libur Akhir Mei hingga Awal Juni 2026
Bagi yang masih bertanya 1 Juni libur apa, tanggal tersebut merupakan peringatan Hari Lahir Pancasila yang masuk dalam daftar hari libur nasional tahun 2026.
Karena jatuh pada hari Senin, 1 Juni 2026 sekaligus menjadi penyambung long weekend akhir Mei. Libur nasional ini juga berdekatan dengan Hari Raya Waisak yang berlangsung pada Minggu, 31 Mei 2026.
Berikut daftar hari libur akhir Mei hingga awal Juni 2026:
- Rabu, 27 Mei 2026: Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Iduladha
- Jumat, 29 Mei 2026: Rekomendasi ambil cuti
- Sabtu, 30 Mei 2026: Libur akhir pekan
- Minggu, 31 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570 BE
- Senin, 1 Juni 2026: Hari Lahir Pancasila
Susunan tanggal tersebut membuat akhir Mei 2026 menjadi salah satu periode libur terpanjang di pertengahan tahun.
Apalagi, sebelumnya Mei 2026 juga telah dipenuhi beberapa long weekend lain, termasuk Hari Buruh dan Kenaikan Yesus Kristus.
Informasi mengenai 1 Juni libur apa sendiri tercantum dalam SKB 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni untuk mengenang lahirnya dasar negara Indonesia yang pertama kali disampaikan pada 1945. Peringatan tersebut biasanya diisi upacara dan kegiatan nasional di berbagai daerah.
Setelah long weekend pada awal dan pertengahan Mei, tambahan tanggal merah di awal Juni membuat masyarakat kembali memiliki waktu libur yang cukup panjang.
(pm)
