Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tantangan Pemerintah Cari Ketua OJK Baru: Harus Kuat Litigasi dan Berani Tegakkan Hukum

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|14:50 WIB
Bagikan:
Tantangan Pemerintah Cari Ketua OJK Baru: Harus Kuat Litigasi dan Berani Tegakkan Hukum
Pergantian pimpinan OJK dinilai krusial untuk menentukan arah penegakan hukum pasar modal ke depan.

PASUNDANEKSPRES.ID - Isu pengunduran diri pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai menjadi ujian serius bagi pemerintah dan DPR. Bukan semata soal pengganti jabatan, tetapi juga menyangkut arah penegakan hukum di pasar modal Indonesia ke depan.

Pengamat pasar modal menilai, persoalan utama OJK selama ini bukan terletak pada kekurangan regulasi, melainkan pada lemahnya implementasi dan penegakan hukum. Sejak awal pembentukan OJK hingga saat ini, komposisi Dewan Komisioner dinilai terlalu didominasi figur berlatar belakang makroekonomi.

“OJK itu lembaga dengan kewenangan penegakan hukum. Yang dibutuhkan bukan hanya teknokrat makro, tetapi figur yang memiliki kemampuan litigasi dan keberanian membawa perkara ke ranah hukum,” kata pengamat pasar modal.

Ia menjelaskan, Undang-Undang Pasar Modal telah mengatur secara tegas klasifikasi pelanggaran. Penyebaran informasi yang menyesatkan masuk kategori pidana penyesatan informasi. Sementara pihak yang lebih dulu mengetahui informasi material dan mengambil posisi sebelum informasi dipublikasikan dapat dijerat pasal insider trading.

“Itu jelas di Pasal 95 dan Pasal 97 Undang-Undang Pasar Modal. Sedangkan pembentukan harga secara manipulatif atau yang populer disebut penggorengan saham, masuk Pasal 91 dan 92,” ujarnya.

Menurut dia, ukuran kredibilitas OJK dapat dilihat dari keberaniannya membawa kasus ke tahap gelar perkara. Jika aliran dana mencurigakan sudah terdeteksi oleh Bank Indonesia (BI), maka OJK seharusnya memiliki dasar kuat untuk menindaklanjuti secara hukum.

“Pertanyaannya sederhana: berani atau tidak membawa kasus itu ke gelar perkara. Kalau tidak pernah sampai ke sana, publik wajar mempertanyakan efektivitas penegakan hukumnya,” tegasnya.

Ia menilai, dalam konteks tersebut, mundurnya pejabat justru bisa dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab moral. Namun, ia mengingatkan agar pergantian pimpinan tidak berhenti pada sekadar rotasi figur.

“Jangan sampai yang diganti hanya orangnya, tetapi praktik dan lingkarannya tetap sama. Itu tidak akan menyelesaikan masalah struktural pasar modal,” katanya.

Saat ini, bola berada di tangan pemerintah, DPR, serta panitia seleksi yang akan dibentuk sesuai Undang-Undang OJK. Publik menanti apakah Menteri Keuangan dan pemerintah benar-benar memilih figur yang independen, kuat secara litigasi, dan berani menegakkan hukum, atau justru kembali pada kompromi politik.

Momentum ini dinilai akan menjadi penentu kredibilitas pasar modal Indonesia ke depan.

Berita Terbaru

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat26 menit lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta46 menit lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang1 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta1 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta1 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang1 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang1 jam lalu
SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

Riset dan Inovasi1 jam lalu
Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Subang2 jam lalu
Tantangan Pemerintah Cari Ketua OJK Baru: Harus Kuat Litigasi dan Berani Tegakkan Hukum | Pasundan Ekspres