Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

UNICEF Merilis Tender Darurat untuk Vaksin Mpox atau Cacar Monyet

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:35 WIB
Bagikan:
UNICEF Merilis Tender Darurat untuk Vaksin Mpox atau Cacar Monyet
UNICEF Merilis Tender Darurat untuk Vaksin Mpox atau Cacar Monyet (Image From: Morocco World News)

PASUNDAN EKSPRES - UNICEF mengeluarkan tender darurat untuk mendapatkan vaksin Mpox atau cacar monyet.  The United Nations Children's Fund (UNICEF) telah mengeluarkan tender darurat untuk memperoleh vaksin Mpox bagi negara-negara yang mengalami krisis, berkolaborasi dengan aliansi vaksin Gavi, CDC Afrika, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menurut pernyataan bersama yang dirilis pada hari Sabtu (31/8). 

UNICEF Merilis Tender Darurat untuk Vaksin Mpox

Menurut pernyataan tersebut yang dikutip dari Reuters, perjanjian dibuat untuk memproduksi hingga 12 juta dosis hingga tahun 2025, tergantung pada kapasitas produksi para produsen. 

Dalam tender ini, UNICEF akan menjalin perjanjian pasokan bersyarat dengan para produsen vaksin, sebagaimana dinyatakan dalam pernyataan tersebut.

Ini akan memungkinkan UNICEF untuk membeli dan mengirimkan vaksin tanpa keterlambatan, setelah konfirmasi mengenai pembiayaan, permintaan, kesiapan, dan persyaratan regulasi.

BACA JUGA: Protes Besar-besaran Melanda Israel, 500.000 Orang Unjuk Rasa

BACA JUGA: Hukuman Atlet Korea Utara terkait Momen 'Selfie' dengan Atlet Korsel buat Publik Marah

Kolaborasi tersebut akan melibatkan kerja sama dengan Aliansi Vaksin, Organisasi Kesehatan Pan Amerika, Gavi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika, serta WHO, di mana mereka akan mempermudah donasi vaksin dari stok yang tersedia di negara-negara berpenghasilan tinggi. 

Badan ini sedang mengevaluasi permohonan lisensi darurat untuk dua vaksin yang diproduksi oleh Bavarian Nordic dan KM Biologics dari Jepang.

Sebelumnya, pada bulan Agustus, WHO mengumumkan Mpox sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat global setelah wabah infeksi virus di Republik Demokratik Kongo yang menyebar ke negara-negara sekitarnya.

(ipa)

Berita Terbaru

Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Lifestyle15 menit lalu
Cara Membuat CV untuk Melamar Kerja di Pabrik Subang September 2026, Jangan Lewatkan Bagian Ini

Cara Membuat CV untuk Melamar Kerja di Pabrik Subang September 2026, Jangan Lewatkan Bagian Ini

Lifestyle25 menit lalu
Nasib Menteri Nusron Setelah Anak Buah Diciduk KPK, Begini Perkembangannya!

Nasib Menteri Nusron Setelah Anak Buah Diciduk KPK, Begini Perkembangannya!

Nasional56 menit lalu
5 Olahraga Debut di Asian Games 2026, Padel Masuk Daftar

5 Olahraga Debut di Asian Games 2026, Padel Masuk Daftar

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Sinopsis Drama kiDnap GAME, Libatkan 7 Aktor Papan Atas di Asia

Sinopsis Drama kiDnap GAME, Libatkan 7 Aktor Papan Atas di Asia

Lifestyle2 jam lalu
Jadwal Persib Bandung vs Persijap Lengkap dengan Prediksi Susunan Pemain

Jadwal Persib Bandung vs Persijap Lengkap dengan Prediksi Susunan Pemain

Olahraga2 jam lalu
Cara Mengatasi Telapak Kaki Kering dan Pecah-pecah, Jangan Tunggu Makin Parah!

Cara Mengatasi Telapak Kaki Kering dan Pecah-pecah, Jangan Tunggu Makin Parah!

Lifestyle3 jam lalu
Bukan Cuma Modal Pengalaman, Ini Tips Lolos Interview Kerja di Pabrik Subang

Bukan Cuma Modal Pengalaman, Ini Tips Lolos Interview Kerja di Pabrik Subang

Jawa Barat3 jam lalu
PPG Bagi Guru Tertentu 2026 Tahap 3: Cek SIMPKB Sekarang

PPG Bagi Guru Tertentu 2026 Tahap 3: Cek SIMPKB Sekarang

Nasional4 jam lalu
Link Pengumuman Hasil Seleksi Maganghub Batch 2 Angkatan II, Ini Cara Ceknya

Link Pengumuman Hasil Seleksi Maganghub Batch 2 Angkatan II, Ini Cara Ceknya

Nasional5 jam lalu