Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Usai Gempa Jepang, 105 WNI Mengungsi di Shelter

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|14:30 WIB
Bagikan:
Usai Gempa Jepang, 105 WNI Mengungsi di Shelter
Kementrian Luar Negri (Kemlu) RI menyatakan hingga saat ini belum ada WNI yang menjadi korban dari gempabumi Jepang. Namun ada 105 orang WNI yang saat ini tengah mengungsi di shelter pengungsian. (Dok istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Kementrian Luar Negri (Kemlu) RI menyatakan hingga saat ini belum ada WNI yang menjadi korban dari gempabumi Jepang. Namun ada 105 orang WNI yang saat ini tengah mengungsi di shelter pengungsian. 

"KBRI Tokyo dan KJRI Osaka terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan simpul simpul masyarakat Indonesia. Hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban meninggal," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Muhammad Lalu Iqbal dalam keterangan tertulis, Rabu (3/1/2024).

"Meskipun demikian, dari hasil komunikasi dengan simpul-simpul WNI di sekitar lokasi gempa, terdapat sekitar 105 WNI yang saat ini berada di shelter-shelter yang disediakan otoritas setempat yang membutuhkan bantuan logistik," tuturnya.

Iqbal menjelaskan 105 orang WNI tersebut tersebar di tiga lokasi, yaitu Ogi, Suzu dan Sakai. Saat ini KBRI Tokyo sudah mulai mendistribusikan bantuan logistik untuk WNI yang terdampak gempabumi Jepang. 

Iqbal juga mengatakan kepada WNI untuk tetap waspada. 

"Otoritas setempat telah mencabut peringatan tsunami. Namun tetap memperingatkan kemungkinan gempa susulan dalam sepekan ke depan," ujarnya.

62 Meninggal Dunia Akibat Gempabumi Jepang 

Melansir dari AFP dan NHK pada Rabu (3/1) para pejabat otoritas Prefektur Ishikawa telah melaporkan jumlah korban jiwa yang diakibatkan oleh gempabumi jepang pada Senin (1/1) kini bertambah menjadi 62 orang tewas. 

Otoritas Jepang mencatat gempa tersebut berkekuatan magnitudo 7,6 sedangkan Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS mencatat gempa itu berkekuatan 7,5. 

Seorang pejabat lokal yang tidak ingin disebutkan namanya, tetapi bertanggung jawab atas tanggap bencana di wilayah Ishikawa, melaporkan bahwa lebih dari 300 orang mengalami luka-luka akibat gempa. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 orang mengalami luka parah.

Berita Terbaru

DPRD Purwakarta Soroti Dugaan Pemalsuan SLHS, Dinas Kesehatan Diminta Memperketat Proses Penerbitan Dokumen,

DPRD Purwakarta Soroti Dugaan Pemalsuan SLHS, Dinas Kesehatan Diminta Memperketat Proses Penerbitan Dokumen,

Headline2 menit lalu
Bupati Minta 165 Desa Jaga Kondusivitas Dalam Momentum Pilkades Serentak di Subang

Bupati Minta 165 Desa Jaga Kondusivitas Dalam Momentum Pilkades Serentak di Subang

Subang27 menit lalu
Anggota DPRD Zennieta Frara Dorong Program Pemberdayaan Perempuan

Anggota DPRD Zennieta Frara Dorong Program Pemberdayaan Perempuan

Subang32 menit lalu
Diskanak Pastikan Nihil Kasus Rabies di Purwakarta

Diskanak Pastikan Nihil Kasus Rabies di Purwakarta

Purwakarta34 menit lalu
ADVERTISEMENT
Camat Purwakarta Pastikan Layanan Kesehatan di Puskesmas Berlangsung Optimal

Camat Purwakarta Pastikan Layanan Kesehatan di Puskesmas Berlangsung Optimal

Purwakarta36 menit lalu
Ampetra Segera Deklarasi, Bawa Misi Advokasi dan Edukasi Warga

Ampetra Segera Deklarasi, Bawa Misi Advokasi dan Edukasi Warga

Purwakarta40 menit lalu
KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, Cari Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, Cari Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

Nasional1 jam lalu
Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Lifestyle2 jam lalu
Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional13 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang13 jam lalu