Viral Guru P3K Paruh Waktu di Sumedang Digaji Rp15 Ribu per Bulan

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebuah video yang diunggah ke media sosial TikTok menjadi viral setelah mengungkap kondisi kesejahteraan guru P3K paruh waktu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dalam video tersebut disebutkan bahwa seorang guru hanya menerima gaji bersih Rp15.000 per bulan setelah dipotong iuran BPJS Kesehatan.
Video itu diunggah oleh akun TikTok @imfinas dan langsung mendapat perhatian luas dari warganet. Hingga saat ini, unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 250 ribu kali, disukai sekitar 6.000 pengguna, serta dibagikan sebanyak 300 kali. Ribuan komentar bermunculan, mayoritas berisi dukungan dan keprihatinan terhadap kondisi para guru.
Pengunggah video, Filzah Nur Amalina, menjelaskan bahwa video tersebut merupakan curahan hati temannya yang juga berprofesi sebagai guru sekolah dasar di Sumedang. Filzah menyebutkan, pada bulan pertama bekerja sebagai guru P3K paruh waktu, temannya hanya menerima gaji kotor sekitar Rp55.000.
Namun, setelah dilakukan pemotongan iuran BPJS Kesehatan, sisa saldo yang diterima hanya Rp15.000. Kondisi tersebut memicu simpati publik sekaligus memunculkan polemik terkait sistem penggajian guru P3K paruh waktu yang dinilai tidak adil.
“Pemirsa, dari postingan saya tidak ada yang menyebutkan itu dibuat-buat. Itu real, dari curhat, curahan hati saya gitu ya. Dan realitanya seperti itu,” ujar Filzah dalam pernyataannya yang terekam dalam video.
Ia menegaskan bahwa unggahan tersebut bukan untuk menjatuhkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk dukungan terhadap rekan sesama guru agar kesejahteraan mereka mendapat perhatian lebih serius.
