Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Viral Video Tentara Israel Pukul Relawan Wanita, Nasib 9 WNI Masih Dipertanyakan!

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|13:00 WIB
Bagikan:
Viral Video Tentara Israel Pukul Relawan Wanita, Nasib 9 WNI Masih Dipertanyakan!
Viral Video Tentara Israel Pukul Relawan Wanita, Nasib 9 WNI Masih Dipertanyakan!

PASUNDAN EKSPRES.ID - Nasib relawan Indonesia yang berjumlah sembilan dan tergabung dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, hingga kini masih belum diketahui.

Mereka dilaporkan ditahan tentara Israel saat mengikuti pelayaran kemanusiaan bersama rombongan internasional dalam misi Global Sumud Flotilla.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik internasional setelah sejumlah video kekerasan terhadap nasib relawan Indonesia beredar di media sosial.

Dalam rekaman yang diunggah pejabat Israel, terlihat suasana mencekam ketika aparat bersenjata menghadang kapal bantuan yang membawa ratusan relawan dari berbagai negara.

Berdasarkan informasi yang beredar, para relawan berangkat dalam misi kemanusiaan untuk mengirim bantuan kepada warga Gaza yang selama beberapa waktu terakhir mengalami krisis kemanusiaan akibat konflik berkepanjangan.

Mereka berada dalam satu rombongan bersama ratusan aktivis dan relawan dari sekitar 40 negara.

Namun dalam perjalanan menuju wilayah perairan dekat Gaza, kapal yang mereka tumpangi disebut dicegat oleh tentara Israel. Sejak saat itu komunikasi dengan sejumlah relawan dikabarkan terputus dan nasib relawan Indonesia belum diketahui.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran besar dari keluarga relawan di Indonesia. Hingga Kamis 21 Mei 2026, belum ada informasi resmi yang benar-benar memastikan keberadaan maupun kondisi kesehatan para relawan tersebut.

Video Kekerasan Tentara Israel Viral Dan Nasib Relawan Indonesia

Situasi semakin memanas setelah beredarnya video yang diunggah oleh pejabat Israel, Itamar Ben Gvir.

Video tersebut memperlihatkan suasana saat aparat keamanan menghadapi para relawan internasional di kapal bantuan.

Dalam video itu tampak sejumlah relawan meneriakkan dukungan untuk Palestina sambil membawa atribut kemanusiaan.

Namun di tengah situasi tersebut terlihat pula aksi kekerasan yang diduga dilakukan aparat Israel terhadap beberapa relawan.

Salah satu potongan video yang paling banyak mendapat perhatian memperlihatkan seorang tentara pria memukul relawan wanita yang meneriakkan “Free Palestine”.

Rekaman tersebut langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu kemarahan publik internasional.

Banyak pihak menilai tindakan aparat Israel terhadap relawan sipil yang menjalankan misi kemanusiaan merupakan bentuk pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan internasional.

Apalagi para relawan disebut tidak membawa senjata dan hanya mengangkut bantuan untuk warga sipil Gaza.

Kementerian luar negeri dari beberapa negara dikabarkan mulai melakukan koordinasi terkait keselamatan warga mereka yang ikut dalam misi tersebut.

Hingga kini belum diketahui secara pasti berapa jumlah relawan yang masih ditahan ataupun dipisahkan dari rombongan.

Keluarga relawan Indonesia sendiri mengaku sangat cemas setelah tiga hari tidak mendapatkan kabar apa pun.

Mereka berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik untuk memastikan keselamatan para warga negara Indonesia tersebut.

Global Sumud Flotilla diketahui merupakan gerakan pelayaran internasional yang selama ini aktif mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Organisasi tersebut berisi relawan sipil, aktivis kemanusiaan, tenaga medis, hingga jurnalis dari berbagai negara.

Namun hingga saat ini, 21 mei tahun 2026, nasib relawan Indonesia yang di tahan tentara Israel masih belum benar-benar diketahui bagaimana nasibnya. 

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional3 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional3 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang5 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat5 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang6 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle7 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle8 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle8 jam lalu