Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dari Taruhan hingga Sengaja Kalah, Apa Itu Match Fixing Menurut BWF?

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|03:00 WIB
Bagikan:
Dari Taruhan hingga Sengaja Kalah, Apa Itu Match Fixing Menurut BWF?
Gambar: Logo BWF dengan latar belakang rupiah dan dolar AS. (Sumber: BWF dan Edited via Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Media sosial sedang diramaikan oleh pembahasan mengenai apa itu match fixing. Isu yang berkembang di kalangan penggemar bulu tangkis bermula dari dugaan adanya beberapa atlet Indonesia yang disebut tengah diawasi Badminton World Federation (BWF).

Hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait berbagai nama yang beredar di media sosial. Meski demikian, pembahasan mengenai isu tersebut terus bergulir di Instagram, Threads, dan X karena menyangkut nilai sportivitas yang selalu dijunjung dalam setiap pertandingan bulu tangkis.

BWF sendiri menempatkan match fixing sebagai salah satu pelanggaran serius yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap olahraga.

Federasi bulu tangkis dunia itu menegaskan bahwa setiap atlet memiliki hak untuk bertanding dalam kompetisi yang bersih, adil, dan bebas dari segala bentuk manipulasi pertandingan.

Tidak boleh ada campur tangan pihak luar maupun kesepakatan tertentu yang sengaja memengaruhi jalannya pertandingan atau hasil akhirnya.

Apa itu Match Fixing?

Mengutip dari BWF Corporate, match fixing atau manipulasi pertandingan adalah tindakan memengaruhi jalannya pertandingan maupun hasil pertandingan badminton untuk memperoleh keuntungan bagi diri sendiri atau pihak lain.

Praktik ini juga mencakup upaya menghilangkan sebagian atau seluruh unsur ketidakpastian yang seharusnya menjadi bagian alami dari sebuah kompetisi olahraga.

Artinya, ketika hasil pertandingan sudah diarahkan atau direncanakan sebelumnya demi tujuan tertentu, maka nilai sportivitas dalam pertandingan tersebut telah tercoreng.

Karena alasan itulah BWF memiliki program khusus anti-match fixing dan anti-korupsi untuk menjaga integritas bulu tangkis dunia.

Contoh Match Fixing Menurut BWF

Banyak orang mengira match fixing hanya terjadi ketika seorang atlet menerima uang untuk sengaja kalah. Padahal, BWF menjelaskan bahwa bentuk manipulasi pertandingan jauh lebih luas dari itu.

Salah satu contoh yang disebutkan adalah sengaja kalah dalam pertandingan agar bisa menghadapi lawan yang lebih mudah pada babak berikutnya.

Misalnya, seorang pemain atau pasangan memilih tidak memenangkan pertandingan pada fase grup agar memperoleh posisi yang dianggap lebih menguntungkan saat memasuki babak gugur.

Contoh lainnya adalah sengaja tidak mengeluarkan kemampuan terbaik saat bertanding sehingga mengalami kekalahan, lalu mendapatkan keuntungan dari aktivitas taruhan yang berkaitan dengan pertandingan tersebut.

BWF juga menyebut tindakan memasang taruhan pada pertandingan sendiri dan kemudian sengaja kalah sebagai bentuk pelanggaran serius.

Tidak hanya itu, menawarkan uang, hadiah, barang berharga, atau keuntungan lain kepada lawan agar sengaja kalah dalam sebagian pertandingan maupun keseluruhan pertandingan juga termasuk match fixing.

Bahkan jika tindakan tersebut dilakukan untuk membantu teman atau pasangan lain dalam bagan turnamen, praktik itu tetap dapat dikategorikan sebagai manipulasi pertandingan.

Mengapa Match Fixing Bisa Terjadi?

Menurut penjelasan BWF, terdapat dua alasan utama yang biasanya melatarbelakangi praktik match fixing.

1. Kepentingan olahraga

Pelaku berusaha memperoleh keuntungan kompetitif tertentu dalam turnamen yang sedang berlangsung.

Tujuannya bisa berupa menghindari lawan unggulan, mendapatkan jalur pertandingan yang lebih ringan, atau membantu pemain lain mendapatkan posisi yang lebih menguntungkan pada babak berikutnya.

2. Keuntungan finansial

Dalam banyak kasus, manipulasi pertandingan dilakukan untuk mendapatkan uang atau keuntungan ekonomi melalui aktivitas taruhan.

Hasil pertandingan yang telah diatur sebelumnya dapat dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memperoleh keuntungan dari skema perjudian olahraga.

Karena itulah hubungan antara match fixing dan taruhan olahraga sering menjadi perhatian serius federasi olahraga dunia.

Match Fixing Termasuk Pelanggaran Korupsi

BWF tidak hanya menganggap match fixing sebagai pelanggaran biasa. Federasi tersebut memasukkan manipulasi pertandingan ke dalam kategori Corruption Offence atau pelanggaran korupsi.

Aturan tersebut tercantum dalam BWF Statutes Section 2.4 yang berisi Code on the Prevention of the Manipulation of Competitions.

Melalui aturan itu, BWF menjelaskan berbagai bentuk tindakan yang dilarang, termasuk manipulasi pertandingan, aktivitas taruhan yang berkaitan dengan pertandingan bulu tangkis, hingga tindakan lain yang berpotensi memengaruhi hasil kompetisi.

Seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan pihak yang terlibat dalam turnamen memiliki kewajiban untuk memahami serta mematuhi aturan yang berlaku.

(pm)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional2 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional2 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional2 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang5 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat5 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang5 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle6 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle7 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle7 jam lalu