Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cegah Potensi Longsor, DLH Purwakarta Rapihkan Tumpukan Sampah di TPA Cikolotok

A
Adam SumartoEditor: Asep
|07:00 WIB
Bagikan:
Cegah Potensi Longsor, DLH Purwakarta Rapihkan Tumpukan Sampah di TPA Cikolotok
Kondisi gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Cikolotok, Purwakarta. DLH Purwakarta menyebut ketinggian tumpukan sampah di lokasi tersebut dijaga antara dua hingga empat meter dan diratakan menggunakan alat berat.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta memastikan kondisi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikolotok yang sampahnya tampak menggunung masih dalam kategori aman dari potensi longsor.

Hal tersebut disampaikan Kepala DLH Purwakarta, Erlan Diansyah, menanggapi peristiwa longsor gunungan sampah di zona 4 TPA Bantargebang, Bekasi, yang menewaskan tiga orang pada Minggu (8/3/2026).

Menurut Erlan, ketinggian gunungan sampah di TPA Cikolotok yang berlokasi di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, saat ini dijaga agar tidak terlalu tinggi dan terus diratakan menggunakan alat berat.

"Untuk saat ini gunungan sampah kita rapikan. Tingkatannya antara dua sampai empat meter dari permukaan jalan, jadi tidak sampai puluhan meter," kata Erlan kepada wartawan Pasundan Ekspres di Kantor DLH Purwakarta, Jalan Purnawarman, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, meskipun sempat mencapai sekitar empat meter, namun sampah tidak dibiarkan menumpuk terlalu lama karena langsung diratakan kembali.

DLH Purwakarta juga menurunkan alat berat berupa bulldozer untuk meratakan sampah sehingga tinggi gunungan kembali diturunkan menjadi sekitar dua meter.

"Kalau sudah empat meter biasanya kita kupas lagi supaya rata, jadi sekitar dua meter. Kalau sudah dua meter itu masih zona aman," ujar Erlan.

Selain pengaturan ketinggian, sambungnya, pengelolaan area pembuangan sampah juga masih memiliki kapasitas yang cukup luas.
Erlan menyebut total luas area TPA Cikolotok mencapai sekitar 10 hektare, namun yang baru dimanfaatkan untuk pembuangan sampah sekitar empat hektare.

Sementara itu, pemerintah daerah juga menyiapkan pengembangan lahan baru seluas dua hektare yang rencananya akan dibangun menjadi TPA sanitasi pada 2026 ini.

"Nanti yang dua hektare itu kami rencanakan untuk pembangunan TPA sanitasi," ucapnya menambahkan.

Saat ini, kata dia, volume sampah yang masuk ke TPA Cikolotok setiap harinya mencapai sekitar 160 ton. Di lokasi tersebut juga terdapat aktivitas pemulung yang memanfaatkan sampah untuk didaur ulang.

"Kalau data tahun kemarin sekitar 90 orang pemulung yang beraktivitas di sana," katanya.

Meski demikian, DLH memastikan kondisi TPA Cikolotok masih jauh dari status overload. Beberapa area yang sudah penuh bahkan telah ditutup dan diratakan kembali sebagai bagian dari pengelolaan lahan.

"Sebagian area sudah kita tutup dan diratakan. Makanya kita juga siapkan area baru untuk pembuangan sementara," ujar Erlan.

Langkah ini, lanjut Erlan, dilakukan untuk mencegah potensi risiko seperti yang terjadi di TPA Bantargebang, sekaligus menjaga pengelolaan sampah di Purwakarta tetap aman dan terkendali.(add/sep)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle10 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat12 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang12 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang12 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang12 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang12 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang12 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang12 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang12 jam lalu