Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta Sorot IPAL SPPG, Ancaman Sanksi Menanti Pelanggar

M
MaldiansyahEditor: Dede SM
|20:00 WIB
Bagikan:
Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta Sorot IPAL SPPG, Ancaman Sanksi Menanti Pelanggar
Petugas DLH Purwakarta saat melakukan pengawasan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di salah satu SPPG.(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta, mengimbau seluruh Satuan Pelayanan Pengolahan Gambut (SPPG) di wilayahnya memastikan penggunaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai aturan, guna menjaga kualitas air sungai dan mencegah pencemaran lingkungan.

Berdasarkan hasil pengawasan rutin, DLH masih menemukan sejumlah SPPG yang belum mengoperasikan IPAL sesuai standar baku mutu. Bahkan, ada fasilitas yang tidak berjalan optimal atau minim perawatan, sehingga limbah berpotensi dibuang langsung ke badan air tanpa pengolahan sempurna.

Kepala DLH Purwakarta, Suherlan melalui Kepala Bidang P2KL, Wahyudin menegaskan, setiap SPPG wajib memiliki dan mengoperasikan IPAL sesuai izin lingkungan.

“Setiap SPPG wajib mengoperasikan IPAL sesuai izin. Air limbah harus diolah hingga memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke lingkungan,” tegas Wahyudin saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres.

Ia menambahkan, pencemaran air tidak hanya merusak ekosistem sungai, tetapi juga berdampak pada masyarakat yang memanfaatkan air untuk pertanian, perkebunan, dan kebutuhan sehari-hari.

DLH akan meningkatkan pengawasan melalui uji kualitas air limbah secara berkala maupun inspeksi mendadak. SPPG yang terbukti melanggar dan tidak melakukan perbaikan sesuai tenggat akan dikenai sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional. Jika ditemukan unsur pidana, kasus akan dilimpahkan ke aparat penegak hukum.

“Kepatuhan bukan hanya kewajiban hukum, tetapi tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

DLH juga membuka pendampingan teknis bagi pengelola SPPG yang mengalami kendala dalam pengoperasian IPAL agar sesuai standar.

Wahyudin mengingatkan, merujuk SK Menteri Lingkungan Hidup Nomor 2760, setiap SPPG dengan kapasitas layanan 1.000 KPM wajib menggunakan IPAL berstandar 7,5 meter kubik per KPM.

“Jika ada SPPG menggunakan IPAL di luar standar tersebut, patut diduga menyalahi aturan,” tandasnya.

Dari informasi yang dihimpun, belasan SPPG di Purwakarta diduga menggunakan IPAL tidak sesuai standar, bahkan terindikasi hanya untuk memenuhi persyaratan administratif agar terhindar dari sanksi penghentian sementara.

DLH memastikan akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh SPPG di wilayahnya.

“Kami akan cek semua SPPG untuk memastikan tidak ada yang menggunakan IPAL di luar ketentuan,” pungkasnya.(mas/ded)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle10 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat12 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang12 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang12 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang12 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang12 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang12 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang12 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang12 jam lalu