Jalan Leucir, Warga di Purwakarta Minta Penerangan Jalan Umum, Dipasang di Titik Rawan Kecelakaan dan Kriminal

PASUNDANEKSPRES.ID - Warga dua desa berbatasan Desa Cimahi dan Desa Cikumpay Kecamatan Campaka, berharap program jalan Leucir yang kini berjalan sangat baik oleh Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzein juga diimbangi dengan penerangan jalan umum (PJU).
Khususnya di sejumlah titik titik rawan kecelakaan dan lokasi jalan yang disinyalir rawan tindak kejahatan.
Seperti diketahui, satu tahun kepemimpinan Saeful Bahri Binzein atau akrab disapa Om Zein, sejumlah jalan desa mulai diperbaiki bahkan sudah mulai dinikmati masyarakat hingga ke pelosok pelosok Desa.
Namun demikian, apresiasi atas kinerja Om Zein membangun infrastruktur masih mendapat masukan dari warga yaitu soal penerangan jalan yang memadai.
Banyak jalan jalan baru yang dibangun oleh Pemkab Purwakarta, kini mulai membuahkan hasil yang signifikan.
Yaitu ruas-ruas jalan penghubung antar desa ke desa yang lama tertutup kini tersambung mulai menjadi jalur perekonomian masyarakat.
"Apresiasi kami pada pemerintahan Om Zein, banyak jalan jalan desa yang dulu rusak bahkan tertutup kini terbangun kembali dengan baik. Sehingga memungkinkan kami masyarakat bisa beraktifitas hampir waktu 24 jam. Namun masih kurang belum adanya lampu penerangan jalan, kami harap menjadi konsentrasi Om Zein ditahan selanjutnya, ini sekedar masukan kami selebihnya terimakasih," ungkap Fahrizi ( 45 ) salah seorang petani yang tergabung dalam kelompok Orpas.
Permohonan PJU ini diajukan setelah beberapa warga melaporkan kesulitan beraktivitas dan kekhawatiran akan keamanan di malam hari, akan berangkat atau kembali dari tujuan.
Siti Nurhaliza (24) salah seorang karyawan pabrik di kawasan Kopo yang berdomisili di Desa Campaka misalnya, dirinya menyampaikan bahwa sebagian jalan di wilayahnya masih gelap pada malam hari.
"Ada beberapa trotoar dan gang yang belum ada PJU, padahal di samping jalan terdapat selokan yang cukup dalam. Jalannya udah bagus/Leucir, tinggal pasang lampu saja. Jadi kalo pulang kerja malam bisa jalan pintas biar lebih cepat berangkat dan pulang sampai ke rumah," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Beberapa warga juga mengaku khawatir akan potensi kejahatan karena kondisi jalan yang gelap.
Kami khawatir ada orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kondisi ini. Sudah beberapa kali ada laporan geng motor berkeliaran pada malam hari, belum lagi khawatir akan hewan babi hutan yang masih kerap berkeliaran disekitaran hutan karet, karena jalan terlalu gelap jadi takut melintas di malam hari," lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemkab Purwakarta di tahun 2025 atau capaian kinerja Om Zein sebagai Bupati melalui Dinas Binamarga Purwakarta.
Tengah kejar tayang percepatan pembangunan infrastruktur khususnya jalan dari kota hingga ke pelosok desa.
"Akan dibangun jalan mulai perbaikan, pemeliharaan, hingga jalan baru dengan total panjang kurang lebih 200 km, menyusur hampir di semua wilayah se Purwakarta," kata Om Zein beberapa waktu lalu.
Warga berharap permohonan mereka dapat segera diproses sehingga kondisi jalan malam hari menjadi lebih terang dan aman untuk semua warga. Sehingga bisa menunjang perekonomian masyarakat lebih cepat.(mas/sep)
