Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Olah TKP, Jasad Dina Dibungkus Kardus dan Dibuang di Jembatan Merah di Purwakarta, Polisi Dalami Motif hingga Peran Pihak Lain

A
Adam SumartoEditor: Asep
|08:00 WIB
Bagikan:
Olah TKP, Jasad Dina Dibungkus Kardus dan Dibuang di Jembatan Merah di Purwakarta, Polisi Dalami Motif hingga Peran Pihak Lain
Jembatan Merah Bendungan Jatiluhur, Purwakarta, menjadi lokasi pembuangan jasad Dina yang kemudian hanyut sejauh 20 kilometer hingga ditemukan di Karawang.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID-Satreskrim Polres Purwakarta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan Dina Oktaviani (21) yang jasadnya ditemukan mengambang di Sungai Citarum, Klari, Karawang.

Olah TKP dilakukan di rumah terduga pelaku, Heryanto (27), di Kampung Pasir Owa, Desa Wanawali, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jumat (10/10/2025).

‎Rumah bercat kuning yang lokasinya berada di perbukitan itu diduga kuat menjadi lokasi pembunuhan terhadap pegawai minimarket itu. ‎Dina diduga dibunuh oleh Heryanto pada Minggu (5/10/2025) lalu.

Korban ditemukan tewas mengambang di Sungai Citarum, Dusun Munjul Kaler, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Selasa (7/10/2025).

‎‎Heryanto diketahui merupakan rekan kerja korban yang juga sebagai kepala toko di minimarket yang berada di Rest Area KM 72, Kabupaten Purwakarta. Di tempat itu pula Heryanto ditangkap sehari setelah jasad Dina ditemukan.

‎‎Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun, mengungkapkan, dalam olah TKP tersebut pihaknya menemukan sedikitnya enam barang bukti yang berkaitan langsung dengan perbuatan pelaku.

‎"Barang bukti itu di antaranya sisa sandal yang dibakar milik korban, lakban yang digunakan untuk melilit tubuh korban, tali, gunting, serta golok. Selain itu, ada juga barang-barang milik korban yang sempat dibakar dan dihilangkan oleh pelaku," kata Uyun kepada Pasundan Ekspre di TKP.

‎Sebelumnya, polisi juga telah mengamankan barang bukti milik korban, di antaranya satu unit motor dan dua ponsel.

‎Uyun menjelaskan, tindakan keji itu dilakukan di dalam rumah pelaku, tepatnya di ruang tamu. Dari hasil pemeriksaan awal, korban meninggal akibat dicekik oleh pelaku.

‎Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman, termasuk memeriksa dua orang lainnya yang diduga mengetahui atau bahkan membantu dalam rangkaian peristiwa tersebut.

"Kami membagi tugas, ada yang fokus pada pemeriksaan olah TKP pertama, TKP kedua, maupun rangkaian lain yang masih berkaitan. Terkait dugaan adanya kekerasan seksual, hal itu masih kami dalami lebih lanjut," ujar Uyun.

‎Dari hasil penyidikan, terungkap pula bahwa jasad korban sempat dimasukkan ke dalam kardus besar yang dililit lakban, lalu dibuang ke aliran Sungai Citarum dari Jembatan Merah Bendungan Jatiluhur yang berada di Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

‎‎Uyun menjelaskan, pelaku membuang jasad korban pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 00.00 WIB. Lokasi itu dipilih karena kondisi tengah malam sepi, sementara arus sungai cukup deras.

‎"Pembuangan dilakukan oleh terduga pelaku bersama teman-temannya dengan menggunakan mobil. Dari pengakuan awal, posisi ini sudah ditentukan pelaku karena lokasinya sepi dan jauh dari keramaian," ucap Uyun.

‎Menurutnya, jenazah korban hanyut sejauh 20 kilometer dari titik pembuangan hingga akhirnya ditemukan mengambang di Sungai Citarum, Dusun Munjul Kaler, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang pada Selasa (7/10/2025).

‎"Korban dimasukkan ke dalam kardus besar yang dililit lakban. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait unsur kesengajaan dalam peristiwa ini," katanya.

Uyun menegaskan jika‎ saat ini masih dalam proses penyelidikan.‎ "Kasus ini masih terus kami dalami untuk mengungkap motif dan peran pihak lain dalam aksi keji tersebut," katanya.(add/sep)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline4 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat5 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta5 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle6 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang6 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta6 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta6 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang6 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang6 jam lalu
Olah TKP, Jasad Dina Dibungkus Kardus dan Dibuang di Jembatan Merah di Purwakarta, Polisi Dalami Motif hingga Peran Pihak Lain | Pasundan Ekspres