Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Puluhan Pelajar di Maniis purwakarta Diduga Keracunan Makanan

A
Adam SumartoEditor: Asep
|06:30 WIB
Bagikan:
Puluhan Pelajar di Maniis purwakarta Diduga Keracunan Makanan
Sejumlah pelajar asal Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, menjalani perawatan di Puskesmas Maniis, Senin (20/10/2025).(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Puskesmas Maniis, Kabupaten Purwakarta dipenuhi oleh puluhan pelajar yang diduga menjadi korban keracunan, Senin (20/10/2025) sore.

‎Pantauan di lokasi, puluhan pelajar laki-laki dan perempuan terbaring di berbagai ruangan, sebagian di antaranya mendapat bantuan oksigen, sementara lainnya terpasang infus.

‎‎Sedikitnya 36 pelajar asal Kecamatan Maniis yang mengikuti kegiatan Parade Drumband Gebyar Merah Putih pada Minggu (19/10/2025) dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan pusing usai diduga menyantap nasi kotak dari katering kegiatan. ‎

Tiga di antaranya bahkan harus dirujuk ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut.

‎‎Salah satu korban, Dika (16), pelajar SMKN 1 Maniis yang ikut dalam tim drumband, menceritakan awal mula dirinya merasa tidak enak badan. ‎

"Pagi-pagi biasa saja. Kemarin habis makan nasi uduk. Siangnya makan nasi katering, isinya ayam serundeng, sambal, sama sayur kol. Rasanya normal, enggak ada yang aneh," kata Dika kepada Pasundan Ekspres.

‎‎"Baru siang tadi berasa mual, terus langsung ke Puskesmas. Banyak teman yang juga yang muntah-muntah," ujarnya menambahkan.

‎Korban lainnya, Rizki Ramdani (15), pelajar SMPN 1 Maniis, mengatakan dirinya juga mulai merasa mual beberapa jam setelah menyantap makanan yang sama.

‎"Kemarin siang makan nasi kotak sekitar jam satu. Awalnya enggak apa-apa, tapi malamnya sudah mulai pusing dan mual. Paginya makin parah, langsung dibawa ke Puskesmas," ucap Rizki.

‎Menurut informasi sementara, makanan tersebut berasal dari katering yang disiapkan untuk peserta drumband asal Kecamatan Maniis.

Mereka mengikuti kegiatan Parade Drumband Gebyar Merah Putih di tingkat Kabupaten Purwakarta yang diikuti pelajar dari SD, SMP dan SMA/SMK dari sekolah yang tersebar di Purwakarta.

‎‎Belum diketahui penyebab pasti keracunan, apakah berasal dari makanan tersebut atau faktor lain.

Meski demikian, pihak Dinas Kesehatan Purwakarta sudah mangambil sampel sisa makanan dan muntahan korban untuk diuji lab mencari tahu penyebab pasti keracunan berasal.(add/sep)

Berita Terbaru

Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Lifestyle9 menit lalu
Nasib Menteri Nusron Setelah Anak Buah Diciduk KPK, Begini Perkembangannya!

Nasib Menteri Nusron Setelah Anak Buah Diciduk KPK, Begini Perkembangannya!

Nasional50 menit lalu
5 Olahraga Debut di Asian Games 2026, Padel Masuk Daftar

5 Olahraga Debut di Asian Games 2026, Padel Masuk Daftar

Olahraga1 jam lalu
Sinopsis Drama kiDnap GAME, Libatkan 7 Aktor Papan Atas di Asia

Sinopsis Drama kiDnap GAME, Libatkan 7 Aktor Papan Atas di Asia

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jadwal Persib Bandung vs Persijap Lengkap dengan Prediksi Susunan Pemain

Jadwal Persib Bandung vs Persijap Lengkap dengan Prediksi Susunan Pemain

Olahraga2 jam lalu
Cara Mengatasi Telapak Kaki Kering dan Pecah-pecah, Jangan Tunggu Makin Parah!

Cara Mengatasi Telapak Kaki Kering dan Pecah-pecah, Jangan Tunggu Makin Parah!

Lifestyle2 jam lalu
Bukan Cuma Modal Pengalaman, Ini Tips Lolos Interview Kerja di Pabrik Subang

Bukan Cuma Modal Pengalaman, Ini Tips Lolos Interview Kerja di Pabrik Subang

Jawa Barat3 jam lalu
PPG Bagi Guru Tertentu 2026 Tahap 3: Cek SIMPKB Sekarang

PPG Bagi Guru Tertentu 2026 Tahap 3: Cek SIMPKB Sekarang

Nasional4 jam lalu
Link Pengumuman Hasil Seleksi Maganghub Batch 2 Angkatan II, Ini Cara Ceknya

Link Pengumuman Hasil Seleksi Maganghub Batch 2 Angkatan II, Ini Cara Ceknya

Nasional4 jam lalu
DPRD Purwakarta Soroti Dugaan Pemalsuan SLHS, Dinas Kesehatan Diminta Memperketat Proses Penerbitan Dokumen,

DPRD Purwakarta Soroti Dugaan Pemalsuan SLHS, Dinas Kesehatan Diminta Memperketat Proses Penerbitan Dokumen,

Headline5 jam lalu