Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sejarah Bendungan Jatiluhur Purwakarta, Bendungan Terbesar di Indonesia

I
Inessia Nabila MEditor: Dobi Maulana
|10:30 WIB
Bagikan:
Sejarah Bendungan Jatiluhur Purwakarta, Bendungan Terbesar di Indonesia
Bendungan Jatiluhur Purwakarta (Sumber Foto: Website resmi Kementerian Pekerjaan Umum)

PASUNDANEKSPRES.ID - Bendungan Jatiluhur memiliki sejarah yang cukup panjang hingga dikenal menjadi bendungan terbesar di Indonesia, simak selengkapnya tentang sejarah Bendungan Jatiluhur Purwakarta.

Selain dikenal memiliki potensi alam dan budaya lokal yang kaya, Purwakarta juga fokus pada pembangunan infrastruktur yang sangat besar pada masa awal pembangunan nasional.

Hal ini dibuktikan dengan berdirinya bendungan terbesar di Indonesia yaitu Bendungan Jatiluhur atau Waduk Jatiluhur yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.

Keberadaannya menjadi tonggak penting bagi sektor ketenagalistrikan, pertanian, irigasi, budidaya, dan penyediaan air bersih di Pulau Jawa.

Untuk mengetahui informasi ini lebih lanjut, berikut informasi tentang sejarah Bendungan Jatiluhur Purwakarta.

Sejarah Bendungan Jatiluhur

Bendungan Jatiluhur atau Waduk Jatiluhur merupakan bendungan terbesar di Indonesia yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat yang dibangun pada tahun 1957 yang membendung Sungai Citarum dengan luas daerah aliran sungai seluas 4.500 km persegi.

Bendungan ini dibangun pada tahun 1957 dengan peletakan batu pertama oleh Presiden Ir. Soekarno lalu selesai pada 1967 yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 26 Agustus 1967.

Proyek ini didanai oleh pinjaman dari Bank Dunia dan dikerjakan oleh kontraktor dari Prancis bernama Compagnie Française d’Entreprises (CFE) yang menelan dana hingga US$ 230 juta.

Bendungan ini akhirnya diberi nama Bendungan Ir. H. Djuanda untuk mengenang jasa Ir. H. Djuanda dalam memperjuangkan pembiayaan pembangunan Bendungan Jatiluhur.

Ia merupakan Perdana Menteri RI terakhir dan memimpin Kabinet Karya (1957 – 1959) bersama-sama dengan Ir. Sedijatmo yang gigih memperjuangkan terwujudnya proyek Jatiluhur di Pemerintah Indonesia dan forum internasional.

Pembangunan Bendungan Jatiluhur ini menenggelamkan 14 desa dengan penduduk berjumlah 5.002 orang yang akhirnya mereka pindah ke daerah sekitar bendungan dan sebagian pindah ke Kabupaten Karawang.

Waduk ini berfungsi sebagai sumber irigasi untuk 242.000 ha lahan pertanian, pembangkit listrik dengan kapasitas 187,5 MW, pengendalian banjir, penyedia air baku, serta mendukung budidaya perikanan dan pariwisata.

Selain itu, bendungan ini juga mendukung ekonomi lokal dengan menyediakan air untuk industri dan kebutuhan rumah tangga yang manfaatnya masih dirasakan hingga saat ini.

Tidak hanya fokus sebagai pembangkit listrik, Bendungan Jatiluhur juga mengembangkan pariwisata dnegan tersedianya sejumlah fasilitas rekreasi seperti hotel, sarana rekreasi, hingga camping. (inm)

Berita Terbaru

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang21 menit lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang41 menit lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang41 menit lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional1 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle2 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang2 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle2 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang2 jam lalu
Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Lifestyle2 jam lalu