Terduga Pelaku Curanmor di Desa Gurudug Purwakarta Tewas, Diduga Dihakimi Massa

PASUNDANEKSPRES.ID - Seorang terduga pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, meninggal dunia setelah diduga dihakimi massa, Jumat (27/2/2026) kemarin.
Terduga pelaku curanmor yang menjadi korban aksi main hakim sendiri ini bernama Arizal Juliana (25) warga Dusun 3 Karajan 2, Desa Tanjungsari, Kecamatan Pondoksalam.
Ia sempat mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat RSUD Bayu Asih Purwakarta sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada pukul 18.30 WIB. Korban kemudian dimakamkan di pemakaman umum kampung halamannya pada Sabtu (28/2/2026) pagi.
Berdasarkan keterangan keluarga, Arizal mengalami luka parah di bagian kepala akibat benturan benda tumpul. Ayah korban, Dodi Saepudin (48), mengaku terpukul atas kejadian tersebut dan tidak menyangka anaknya diduga terlibat dalam aksi pencurian motor.
"Sehari-hari anak saya baik, saya juga kaget dengar kabar ini. Setahu saya dia bekerja sebagai sales es krim dan sudah berkeluarga," kata Dodi kepada wartawan Pasundan Ekspres saat ditemui usai pemakaman, Sabtu (28/2/2026).
Dodi menambahkan, hingga saat ini pihak keluarga belum memikirkan langkah hukum terkait penghakiman massa yang menewaskan anaknya. Ia mengaku masih dalam suasana duka dan belum dapat mengambil keputusan apa pun.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjungsari, Rusmana Wijaya, membenarkan bahwa korban merupakan warganya. Dirinya mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari Kepala Desa Gurudug.
"Informasi yang kami terima, korban tertangkap basah diduga hendak melakukan pencurian sepeda motor. Rekannya berhasil melarikan diri, sementara korban diamankan warga," ujar Rusmana.
Menurut keterangan pihak desa, peristiwa terjadi usai Salat Jumat. Warga yang geram kemudian memukuli korban hingga mengalami luka serius.
Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit oleh pihak kepolisian, namun nyawanya tidak tertolong akibat cedera berat di kepala.
Disebutkan pula bahwa korban belum sempat membawa kabur sepeda motor karena aksinya keburu diketahui warga sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun langkah hukum atas kasus dugaan pencurian motor yang berujung kematian tersebut.(add/sep)
