Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tragis, Pelaku Curanmor di Purwakarta Tewas Diamuk Warga

A
Adam SumartoEditor: Asep
|05:28 WIB
Bagikan:
Tragis, Pelaku Curanmor di Purwakarta Tewas Diamuk Warga
Terduga pelaku curanmor berinisial AJ (27), diketahui sudah dalam kondisi tak bernyawa saat polisi tiba di lokasi atas laporan warga.(Adam Sumarto/Pasundna EKspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, tewas setelah menjadi sasaran amukan massa, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Terduga pelaku yang meninggal diketahui berinisial AJ (27), warga Desa Citeko, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Sementara satu terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat dua pria mencurigakan memasuki kawasan permukiman warga di Kampung Bojong, Desa Galumpit, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta.

Keduanya diduga mencoba mencuri sepeda motor milik warga yang terparkir di luar rumah. Aksi tersebut diketahui warga sekitar, sehingga ketika kedua terduga pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor hasil curian, warga pun mengejarnya.

Dalam upayanya melarikan diri, salah seorang pelaku terjatuh di wilayah Kampung Batutumpang, Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalwaru.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan.

"Awalnya warga tidak tahu kalau itu pencuri. Bahkan sempat ditolong dan diberi minum karena mengira korban kecelakaan," kata Kepala Desa Tegalsari, Iip Sarifudin, saat dikonfirmasi wartawan Pasundan Ekspres, Minggu (31/5/2026).

Akan tetapi, lanjut dia, situasi berubah ketika sejumlah warga yang mengejar dari lokasi awal kejadian datang sambil meneriaki pria tersebut sebagai pelaku pencurian motor.

"Pemilik motor yang hilang dan warga yang mengejar datang sambil berteriak bahwa itu pencuri. Spontan masyarakat emosi dan situasi menjadi tidak terkendali," ujarnya.

Menurut Iip, pelaku sempat berusaha melarikan diri saat hendak mendapat pertolongan. Dalam pelariannya, pelaku dikabarkan terjatuh ke dalam septic tank sebelum akhirnya diamankan warga.


"Sempat lari lagi, lalu jatuh ke septic tank. Setelah itu massa semakin banyak dan pelaku diamankan warga," ucap Iip menambahkan.

Ia menyebutkan, kemarahan warga diduga dipicu maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Kasus Curanmor Sering Terjadi

"Kasus curanmor di sini memang sering terjadi. Ada warga yang kehilangan motor saat mencari rumput, ada juga yang kehilangan motor saat bekerja di sawah. Mungkin karena sering terjadi, ketika ada pelaku yang tertangkap, emosi warga langsung meledak," katanya.

Terpisah, Kapolsek Plered, AKP Ali Murtadho mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana curanmor sekitar pukul 06.00 WIB.

"Saat personel Polsek Plered tiba di lokasi, satu orang yang diduga pelaku curanmor ditemukan dalam kondisi tidak bergerak. Selanjutnya dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Ali.

Dari hasil penyelidikan awal, kata dia, dua terduga pelaku diketahui berboncengan dan mencoba membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi T 6448 CT milik warga.

Aksi tersebut dipergoki warga yang kemudian melakukan pengejaran hingga salah seorang pelaku terjatuh dan menjadi sasaran amukan massa.

Polisi, kata Ali, turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam milik terduga pelaku, satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban, satu kunci T, dua anak kunci T, serta sebuah kunci motor yang diduga digunakan dalam aksi pencurian.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu satu terduga pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri," ucap Ali.(add/sep)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional3 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional3 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang5 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat5 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang5 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle6 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle7 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle8 jam lalu