Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kampanye di Garut, Syaikhu Targetkan 3 Juta Lapangan Pekerjaan untuk Anak Muda

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|12:23 WIB
Bagikan:
Kampanye di Garut, Syaikhu Targetkan 3 Juta Lapangan Pekerjaan untuk Anak Muda
Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu berfoto bersama sejumlah anak muda di Kabupaten Garut

PASUNDAN EKSPRES - GARUT - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat, Nomor urut 3 Ahmad Syaikhu melakukan kegiatan kampanye di beberapa titik di Kabupaten Garut.

Salah satunya, Syaikhu melakukan sarapan bareng dilanjutkan dengan dialog bersama muda mudi di Garut.

Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu cafe, di Jalan Bank, Garut Kota, Garut, Selasa (22/10).

Dengan banyaknya kaum muda mudi saat ini serta demi meraih suara terbanyak dari anak muda, Syaikhu menyampaikan, bahwa ia akan terus menyerap aspirasi-aspirasi yang diberikan oleh anak-anak muda saat ini.

BACA JUGA:Upaya Jaga Kesehatan Mental Anak Muda, Ahmad Syaikhu Buat Terobosan Lewat Pos Konseling Gratis di Sekolah hingga Kampus

"Jadi kita harus melihat potensi real anak muda dan menyerap aspirasi apa yang mereka inginkan, oleh karena itu pagi ini kita mengajak sarapan bareng anak-anak muda," ujar Syaikhu, saat diwawancarai oleh sejumlah awak media usai kegiatan.

Ia menyampaikan, bahwa saat ini ada persoalan paling krusial yang harus dihadapi oleh anak-anak muda, yakni masalah lapangan pekerjaan, "Dari sini kita melihat persoalan yang memang sangat mengemuka terkait dengan masalah mereka kaitan dengan masalah lapangan pekerjaan," katanya.

Menurutnya, anak muda saat ini mempunyai obsesi yang begitu besar yaitu menikah diusia muda, namun lanjut Syaikhu, untuk menggapai obsesi itu tentu diperlukan suatu lapangan pekerjaan guna mendorong anak-anak muda lebih percaya diri bisa meraih obsesi tersebut.

BACA JUGA:Kunjungan ke Majalengka, Ahmad Syaikhu Beri Pesan Jaga Lahan Pertanian di Kertajati

"Mereka itu mempunyai obsesi yang besar, ingin menikah diusia muda. Tapi bagaimana mungkin akan menikah ketika belum punya penghasilan dan pekerjaan tetap. Hal itulah yang mendorong saya dan pak lham Habibie berupaya untuk membantu anak muda ini, kedepan kita akan mentargetkan 3 juta lapangan pekerjaan," ungkapnya.

"Tentu ini juga harus melalui pembekalan pembekalan pada anak muda melalui digital marketing atau sekolah-sekolah vokasi yang nanti bisa live and match dengan dunia industri," pungkasnya. 

Berita Terbaru

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional16 menit lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional31 menit lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta46 menit lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang47 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Nasional57 menit lalu
Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Lifestyle57 menit lalu
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Nasional1 jam lalu
Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Headline1 jam lalu
DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

Karawang1 jam lalu
Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Nasional1 jam lalu