Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Serangan Israel Kembali Menewaskan Puluhan Orang di Permukiman Gaza Utara

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:12 WIB
Bagikan:
Serangan Israel Kembali Menewaskan Puluhan Orang di Permukiman Gaza Utara
Serangan Israel Kembali Menewaskan Puluhan Orang di Permukiman Gaza Utara (Image From: The Globe and Mail)

PASUNDAN EKSPRES - Serangan Israel kembali menewaskan puluhan orang di permukiman Gaza utara. Menurut keterangan dari Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 93 warga Palestina tewas atau hilang, dan puluhan lainnya terluka dalam serangan Israel terhadap sebuah bangunan tempat tinggal di kota Beit Lahiya, Gaza utara, pada hari Selasa (29/10). Amerika Serikat menyebut insiden tersebut sebagai sesuatu yang “mengerikan.”

Petugas medis mengungkapkan bahwa sedikitnya 20 anak termasuk di antara korban tewas. 

Serangan Israel Kembali Menewaskan Puluhan Orang

Kementerian Kesehatan Gaza dalam pernyataannya yang dikutip Reuters, mengatakan bahwa masih ada korban yang terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan-jalan, sementara ambulans serta tim pertahanan sipil kesulitan menjangkau mereka. 

Ismail Al-Thawabta yang merupakan direktur kantor media pemerintah Gaza, melaporkan bahwa korban jiwa mencapai 93 orang.

BACA JUGA: Kekhawatiran Bantuan Gaza setelah Israel Melarang UNRWA Beroperasi

BACA JUGA: Israel Melarang Badan Bantuan PBB, UNRWA untuk Beroperasi

Sementara itu, Israel belum memberikan komentar resmi. Militer Israel sering mempertanyakan data korban tewas yang dikeluarkan oleh kantor media Hamas, dengan menyatakan bahwa jumlah tersebut sering dilebih-lebihkan.

Amerika Serikat, sekutu utama Israel juga mengungkapkan keprihatinan atas tingginya jumlah korban. 

Menurut Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, pejabat AS telah menghubungi pemerintah Israel untuk meminta penjelasan terkait kejadian tersebut.

Miller juga mengaku bahwa ia telah mengetahui laporan yang menyebutkan banyak korban adalah anak-anak. 

Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengatakan mereka "terkejut" dengan serangan tersebut dan menyerukan agar investigasi dilakukan secara cepat dan transparan.

(ipa)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline5 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle6 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang7 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional9 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle10 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional11 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline11 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline13 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle14 jam lalu