Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Israel Serbu Rumah Netanyahu Lagi, Siram Jalan Pakai Cat Merah

N
Nanda YuanitaEditor: Yusup Suparman
|14:45 WIB
Bagikan:
Warga Israel Serbu Rumah Netanyahu Lagi, Siram Jalan Pakai Cat Merah

PASUNDAN EKSPRES - Massa Israel kembali menyerbu sekitar rumah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menggelar unjuk rasa di Yerusalem pada Senin (22/1) malam waktu setempat.

Para pedemo ini menuntut kesepakatan pembebasan sandera dan gencatan senjata. Mereka menyiram jalan dekat kediaman Netanyahu dengan cat merah, demikian dikutip Al Jazeera.

Menurut laporan Times of Israel aksi siram cat merah ini berlangsung di Jalan Azza, Yerusalem.

Warga juga membawa banner bertuliskan "darah para sandera di tangan Anda." Beberapa yang lain mengangkat poster kerabat atau anggota keluarga yang masih disandera.

Di media sosial X video aksi itu beredar luas. Di rekaman tersebut tampak sekelompok orang berjalan sembari membentangkan banner berbahasa Ibrani.

Mereka berjalan di atas aspal yang sudah tersiram cat merah.Demo di dekat kediaman Netanyahu bukan kali pertama. Pada November lalu, mereka melaksanakan aksi serupa.

Di demonstrasi November lalu, warga menyebut Netanyahu adalah bencana bagi Israel dan menuntut dia mundur dari kursi PM.

"Bibi berbahaya, mundur sekarang!" demikian tulisan di salah satu poster pedemo. Bibi merupakan panggilan akrab Netanyahu.

Netanyahu kini berada dalam tekanan usai nyaris empat bulan Israel melancarkan agresi ke Palestina.

Keluarga kerabat yang masih disandera mendesak Netanyahu segera membuat kesepakatan dengan Hamas sehingga para sandera bisa berkumpul kembali dengan keluarga.

Sementara itu, pihak oposisi mempertanyakan keputusan yang akan diambil pemerintah apakah akan terus perang atau memilih fokus pembebasan sandera.

Upaya damai Israel dan Hamas masih terus diusahakan Qatar dan Mesir. Hamas mengajukan tawaran penarikan total pasukan Israel dan mengakui kelompok ini sebagai pemerintahan di Jalur Gaza.

Namun, Netanyahu menolak persyaratan itu. Dia menilai tawaran tersebut menyia-nyiakan usaha pasukan Israel selama ini.

Israel juga disebut-sebut telah mengajukan tawaran baru. Usulan ini mencakup jeda pertempuran dua bulan dan pembebasan seluruh sandera secara bertahap.

(nym)

Berita Terbaru

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Jalan

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Jalan

Bandung Barat4 jam lalu
Perpani Bakal Gelar Latihan Gabungan Panahan di Subang

Perpani Bakal Gelar Latihan Gabungan Panahan di Subang

Subang4 jam lalu
Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Subang5 jam lalu
Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Lifestyle6 jam lalu
Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Subang6 jam lalu
Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Lifestyle6 jam lalu
Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Lifestyle7 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Lifestyle8 jam lalu
Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Nasional9 jam lalu