Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Panggilan Bersama Biden dan Netanyahu, Israel Bersumpah akan Melakukan Pembalasan Mematikan terhadap Iran

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:54 WIB
Bagikan:
Panggilan Bersama Biden dan Netanyahu, Israel Bersumpah akan Melakukan Pembalasan Mematikan terhadap Iran
Panggilan Bersama Biden dan Netanyahu, Israel Bersumpah akan Melakukan Pembalasan Mematikan terhadap Iran (Image From: American Family News)

PASUNDAN EKSPRES - Israel bersumpah akan melakukan pembalasan mematikan terhadap Iran. Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan panggilan bersama pada hari Rabu di tengah ketegangan dengan Iran.

Sementara Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant berjanji bahwa Israel akan menyerang Iran dengan serangan mematikan, tepat, dan mengejutkan. 

Israel Bersumpah akan Melakukan Pembalasan Mematikan

Panggilan selama 30 menit itu adalah percakapan pertama yang diketahui antara Biden dan Netanyahu sejak Agustus, dan terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dengan Iran dan kelompok Hizbullah Lebanon yang didukung Iran.

Namun, tidak ada tanda-tanda gencatan senjata untuk mengakhiri konflik dengan Hamas di Gaza.

Menurut juru bicara Gedung Putih, Karine Jean-Pierre, panggilan yang dilakukan Biden dan Netanyahu disebut sebagai panggilan yang sangat produktif.

BACA JUGA: Badai Milton Menerjang Florida, Peringatan Serius Terus Disuarakan

BACA JUGA :Kenapa Taiwan Jadi Rebutan Dua Raksasa Dunia?

Karine juga mengakui bahwa kedua pemimpin tersebut memiliki perbedaan pendapat dan terbuka akan hal yang tengah terjadi. 

Timur Tengah sedang dalam ketegangan, terutama setelah serangan rudal yang diluncurkan ke pusat kota Israel minggu lalu. Namun, serangan dari Iran tersebut tidak menyebabkan korban jiwa di Israel. 

Sementara itu, Netanyahu berjanji bahwa Iran akan membayar atas serangan rudal tersebut, sementara Teheran memperingatkan bahwa setiap balasan akan diikuti dengan kehancuran besar.

Hal tersebut tentunya menimbulkan kekhawatiran akan perang yang lebih luas, yang kemungkinan bisa melibatkan Amerika Serikat.

(ipa)

Berita Terbaru

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat38 menit lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline1 jam lalu
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline1 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline3 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga3 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline4 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline4 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle4 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle5 jam lalu