Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Soal UKT Mahal, Pengamat: Tidak Lebih Besar dari Bansos

N
Nisa Atiatul M MEditor: Nisa Atiatul M M
|11:02 WIB
Bagikan:
Soal UKT Mahal, Pengamat: Tidak Lebih Besar dari Bansos
Soal UKT Mahal, Pengamat: Tidak Lebih Besar dari Bansos (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Soal UKT Mahal, Kementria Pendidikan, kebudayaan, Riset dan Teknologi memberi ruang negosiasi untuk para Mahasiswa yang ingin mendapatkan biaya UKT lebih murah. 

"Kami terus meminta para rektor, apabila ada yang keberatan tolong diberikan ruang untuk konsultasi," kata Direktorat Direktur jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Abdul Haris di kutip dari CNBC. 

Sedangkan menurut pengamat pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Cecep Darmawan mengatakan bahwa dana untuk pendidikan masih sedikit lebih kecil dibanding dana bansos. 

"Bansos aja Rp400 triliun ini hanya puluhan triliun untuk perguruan tinggi sekian banyak," kata Prof. Cecep Darmawan dikutip dari Kompas.com. 

Prof Cecep juga mengatakan, perguruan tinggi negri (PTN) seharusnya biasa lebih baik dalam mengelola asetnya. 

Agar tidak membebankan biaya UKT mahal untuk para mahasiswanya, yang akhirnya membebani orang tua. 

BACA JUGA:5 Daftar Kampus Dengan UKT Paling Mahal di Indonesia, Cek Yuk!

BACA JUGA:Mendikbud Ristek Nadiem Makarim Tanggapi Kenaikan UKT di Rapat DPR

Namun dalam permasalahan ini, Kita tidak bisa menyalahkan Perguruan Tinggi Negri (PTN) begitu saja. 

Pemerintah harus memberi respon dan bertanggung jawab serta mengambil kebijakan yang akhirnya bisa menyelesaikan semuanya. 

Kemendikbudristek Nadiem Makarim dalam rapat komisi X di DPR pada Senin, 21 Mei tersebut mengatakan bahwa biaya UKT baru memberikan prinsip keadilan. 

"Prinsip dasar UKT, ini yang harus semua mahasiswa, semua masyarakat harus mengerti. Prinsip dasar UKT harus selalu mengedepankan asas keadilan dan inklusivitas, dan karena itu UKT itu selalu berjenjang," kata Nadiem.

Nadiem menjelaskan maksud UKT berjenjang adalah biaya semester dibagi berdasarkan kemampuan mahasiswa untuk membayar. 

Dia menjelaskan mahasiswa yang berasal dari keluarga kaya harus membayar lebih banyak. Sementara, mahasiswa tak mampu membayar lebih sedikit.

"Ini memang asas yang selama ini sudah dilaksanakan untuk UKT di perguruan tinggi kita," kata dia.

Berita Terbaru

Sejumlah Dosen UI Beri Nilai Tambahan bagi Mahasiswa yang Ikut Demo

Sejumlah Dosen UI Beri Nilai Tambahan bagi Mahasiswa yang Ikut Demo

Nasional4 menit lalu
Bareskrim Polri Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, 1.257 Bal Senilai Rp15 Miliar Disita

Bareskrim Polri Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, 1.257 Bal Senilai Rp15 Miliar Disita

Headline16 menit lalu
Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Sistem Keselamatan Jadi Sorotan

Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Sistem Keselamatan Jadi Sorotan

Nasional16 menit lalu
Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Headline36 menit lalu
ADVERTISEMENT
Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Nasional38 menit lalu
Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Olahraga58 menit lalu
Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini11 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat13 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta13 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang13 jam lalu