Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Enam Orang di Karawang Meninggal Akibat DBD

H
HubaEditor: Huba
|08:02 WIB
Bagikan:
Enam Orang di Karawang Meninggal Akibat DBD
Kasus Demam berdarah di Karawang

KARAWANG-Dinas Kesehatan Karawang, menyatakan, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) hingga kini terus meningkat. Bahkan, ada 6 orang meninggal dunia akibat penyakit menular tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan lonjakan wabah DBD terjadi selama dua bulan terakhir. Bahkan, lonjakannya sudah melampaui batas parameter kasus DBD di Karawang.

“Lonjakan terjadi di bulan Maret dengan 233 kasus dan April 250 kasus. Itu sangat tinggi, sebab, di bulan sebelumnya di Januari 141 kasus dan Februari 124 kasus,” ujar Yayuk.

Dikatakan, kasus tertinggi DBD berada di Kecamatan Karawang Barat. Di wilayah itu, ditemukan 120 kasus dan 2 orang di antaranya meninggal dunia.

“Itu data terakhir, per April 2024. Disusul dengan Kecamatan Kotabaru dengan temuan kasus 106 kasus dan 1 orang meninggal dunia,” katanya.

Menurutnya, ada banyak faktor mengapa wabah DBD bisa sangat masif. Itu di antaranya faktor cuaca dan kebersihan.

“Perubahan cuaca menjadi faktor utama banyaknya nyamuk Aedes Aegypti yang menyebabkan DBD. Bukan hanya itu, perkembangbiakan nyamuk juga didukung karena faktor lingkungan yang kurang baik,” jelas Yayuk.

Ia menamahkan, dengan melonjaknya kasus dan kematian yang diakibatkan DBD di Karawang, Ia mengajak masyarakat untuk menerapkan PSN 3M Plus alias ‘Pemberantasan Sarang Nyamuk’ dengan cara menutup penampungan air, membersihkan penampungan air, dan memanfaatkan atau mengubur barang-barang bekas.

“Intinya pemberantasan sarang nyamuk ini yang kami utamakan, dengan menerapkan PSN 3M Plus dibarengi gerakan 1 rumah 1 jumantik. Pada Minggu ini hari Jum’at, insyaallah akan ada gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk,” tandasnya.(use/ery)

Jumlah Kasus DBD Tahun 2024 

Bulan Januari 141 kasus

Bulan Februari 124 kasus

Bulan Maret 233 kasus 

Bulan April 250 kasus

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline43 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu