Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sidang Sengketa Pilpres 2024: Semua yang Terpanggil Wajib Hadir dan Tidak Bisa Diwakilkan

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|10:48 WIB
Bagikan:
Sidang Sengketa Pilpres 2024: Semua yang Terpanggil Wajib Hadir dan Tidak Bisa Diwakilkan
Sidang Sengketa Pilpres 2024. (Sumber Gambar:Tangkapan Layar YouTube 'Mahkamah Konstitusi RI)

PASUNDAN EKSPRES - Panitera MK telah menjadwalkan empat menteri Kabinet Indonesia Maju untuk hadir sebagai saksi di Sidang Sengketa Pilpres pada Jumat, 5 April 2024 mendatang.

Enny Nurbaningsih sebagai Juru Bicara Hakim MK mengatakan bahwa kehadiran keempat menteri yang dipanggil tersebut tidak dapat diwakilkan dikarenakan kesaksian keempatnya dibutuhkan untuk mendalami dalil-dalil dalam gugatan.

"Maka yang perlu untuk didalami lebih lanjut empat pihak tersebut. Pihak yang diminta keterangan di persidangan adalah orang yang namanya disebut dalam surat panggilan sidang," ungkap Enny Nurbaningsih seperti dikutip dari YouTube Mahkamah Konstitusi RI.

BACA JUGA:4 Menteri Jokowi Dipanggil MK untuk Sidang Sengketa Pilpres 2024

BACA JUGA:Momen Presiden Jokowi dan Kabinet Indonesia Maju Berbuka Puasa Bersama, Perdana Digelar Setelah 2019

Para saksi dharapkan hadir karena panitera telah mengirimkan surat panggilan.

Selain itu, mengenai konsekuensi apabila saksi tidak hadir belum bisa dijawab lebih lanjut.

"MK sudah menyampaikan pemanggilan secara sah dan patut, sehingga tentunya hadir, " jelas Enny. 

Keempat menteri Jokowi dalam Kabinet Indonesia Maju yang dipanggil MK untuk menjadi saksi sidang sengketa Pilpres 2024 ini di antaranya Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dan Mensos Tri Rismaharini.

BACA JUGA:Wilayah Majalengka akan Menjadi Titik Kepadatan Lalu Lintas pada Arus Mudik Lebaran 2024

Adapun 13 jenis masalah dalam pemungutan suara dan 6 masalah perhitungan suara seperti keterangan dari Siaran Pers Bawaslu pada 15 Februari 2024, di antaranya:

  • 37.466 TPS membuka surat suaranya pukul 7
  • 2632 TPS terdapat mobilisasi pemilih
  • Pengawas di 189 TPS tidak memberikan C.Hasil salinan
  • Adanya ketidaksesuaian jumlah hasil perhitungan surat suara sah dan tidak sah di 2162 TPS

"Karena ini siaran pers dari Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu, jadi saya mohon ada bukti dari KPU. (Nanti berkoordinasi saja dengan Bawaslu). Saya mohon bukti karena di dalam jawaban dari KPU memang tidak ada bukti yang dilampirkan yang berkaitan dengan yang di TPS termasuk yang didalilkan dari pemohon," jelas Enny Nurbaningsih. 

(pm)

Berita Terbaru

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat2 menit lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang9 menit lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang11 menit lalu
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang24 menit lalu
ADVERTISEMENT
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang29 menit lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang29 menit lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang36 menit lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang36 menit lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang39 menit lalu
Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Purwakarta47 menit lalu