Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenalan Dengan Tiga Hakim di Balik Vonis Bebas Kasus Ronald Tannur

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|14:55 WIB
Bagikan:
Kenalan Dengan Tiga Hakim di Balik Vonis Bebas Kasus Ronald Tannur
Kenalan Dengan Tiga Hakim di Balik Vonis Bebas Kasus Ronald Tannur

PASUNDAN EKSPRES- Panas! Kasus Ronald Tannur, anak politisi dan mantan anggota DPR Edward Tannur, lagi-lagi jadi sorotan setelah vonis bebas yang dijatuhkan oleh tiga hakim.

Ronald, yang sebelumnya dituntut 12 tahun penjara atas kasus penganiayaan dan pembunuhan pacarnya, Dini Sera Avianti, tiba-tiba dinyatakan bebas. Ini dia fakta-fakta terbaru yang perlu kamu tahu!

Siapa Sih Tiga Hakim Ini?

1. Erinua Damanik

Lahir: 24 Juli 1961, dari Simalungun, Sumatera Utara.

Karir: Saat ini menjabat sebagai Hakim Kelas 1A di Pengadilan Negeri Surabaya.

Sebelumnya, Erinua bekerja sebagai Humas di PN Medan dan menangani berbagai kasus besar, termasuk kasus pembunuhan hakim Jamaluddin dan suap mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho.

Kekayaan: Sekitar Rp8,55 juta, memiliki properti di beberapa kota.

2. Mangapul Siahaan

Lahir: 23 Juni 1964, di Sumatera Utara.

Karir: Pendidikan S1 di Universitas HKBP Nommensen dan magister hukum dari Universitas Pembangunan Pancabudi.

Mangapul pernah menangani kasus kontroversial, termasuk vonis bebas untuk mantan Kabak Ops Polres Malang yang akhirnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung.

Kekayaan: Lebih dari Rp1,3 miliar.

3. Heru Hanindo

Karir: Terdaftar di Pengadilan Negeri Surabaya sejak November 2023, sebelumnya bekerja di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Tipikor Manokwari.

Pernah menangani gugatan PKPU dari MY Indo Airlines terhadap Garuda Indonesia dan gugatan perdata terhadap PT Agri Bumi Sentosa.

Kekayaan: Sekitar Rp7 miliar.

Kontroversi dan Tindakan Selanjutnya

Vonis bebas ini telah memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR dan masyarakat umum.

Humas PN Surabaya, Alex Adam, menjelaskan bahwa ada beberapa proses yang harus dilalui sebelum seorang hakim dinonaktifkan, termasuk pemeriksaan oleh Badan Pengawas Mahkamah Agung atau Komisi Yudisial.

Komisi Yudisial (KY) pun berencana memeriksa ketiga hakim tersebut untuk memastikan tidak ada pelanggaran kode etik.

KY menegaskan bahwa ini bukan tentang menilai benar atau salahnya vonis, tetapi untuk memeriksa dugaan pelanggaran etika.

Tetap pantengin berita terbaru dan jangan lewatkan update-nya hanya di kanal YouTube dan sumber berita terpercaya lainnya!

Berita Terbaru

Glenn Pardede: Benih Tangguh Jadi Andalan Petani Hadapi Kemarau Panjang

Glenn Pardede: Benih Tangguh Jadi Andalan Petani Hadapi Kemarau Panjang

Purwakarta22 menit lalu
Ketua Komisi II DPR Protes Lambatnya Perizinan Lahan oleh BPN

Ketua Komisi II DPR Protes Lambatnya Perizinan Lahan oleh BPN

Nasional56 menit lalu
Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang1 jam lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional12 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang13 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang13 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang13 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle13 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang13 jam lalu