Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pendapat dr. Tirta mengenai Rumor IPK Wapres Gibran Rakabuming Raka, Faktanya sudah Sah!

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|14:41 WIB
Bagikan:
Pendapat dr. Tirta mengenai Rumor IPK Wapres Gibran Rakabuming Raka, Faktanya sudah Sah!
Pendapat dr. Tirta mengenai Rumor IPK Wapres Gibran Rakabuming Raka, Faktanya sudah Sah! (Image From: Screenshot/YouTube HAS Creative)

PASUNDAN EKSPRES - Pendapat dr. Tirta mengenai pencalonan Wapres Gibran Rakabumbing Raka. Belum lama ini, dr. Tirta berkesempatan menjadi narasumber dalam acara podcast yang ditayangkan oleh HAS Creative di YouTube resminya bersama dengan Praz Teguh sebagai host.

dr. Tirta dengan nama lengkap dr. Tirta Mandira Hudhi, M.B.A merupakan seorang dokter dan pebisnis Indonesia yang berasal dari Karanganyar, Jawa Tengah.

Pendapat dr. Tirta mengenai Pencalonan Wapres 

Ia merupakan lulusan S1 Fakultas Kedokter, Universitas Gadjah Mada dengan predikat cum laude, dan berlanjut lulusan S2 di Insitut Teknologi Bandung sebagai sarjanan School of Business dan Management dengan predikat sama, yaitu cum laude. 

Pria yang lahir 30 Juli 1991 ini berkecimpung sebagai influencer, selain menjalani kariernya sebagai seorang dokter dan pebisnis.

Ia telah banyak dikenal sejak dirinya menjadi relawan Covid-19, di mana ia sering memberikan edukasi mengenai Covid-19 yang pada saat itu melanda hampir seluruh dunia. 

Dalam acara podcast bersama Praz Teguh, dr. Tirta mengungkapkan berbagai hal termasuk prestasinya sebagai seorang lulusan sarjana dan magister dengan predikat cum laude.

BACA JUGA: Dokter Tirta: Predikat Cum Laude bukan Penentu Prestasi dan Masa Depan, Empat Hal jadi Faktor Kesuksesan

BACA JUGA: Lee Jun Young Ngomong Gini ke Pyo Ye Jin Sebelum Kiss Scene di Drama Dreaming of Cinde Fxxxing Rella

Namun, dengan prestasinya tersebut, dr. Tirta malah mengatakan bahwa predikat cum laude tidak menjamin masa depan di dunia pekerjaan. Bukan cum laude yang menjamin masa depan seseorang.

Bahkan menurutnya, IPK hanya sebatas bentuk tanggung jawab untuk diri sendiri. IPK akan berguna pada tiga hal, yaitu tenaga kesehatan, pendidikan, dan peneliti. Sementara sisanya, membutuhkan pengalaman atau experience. 

Selain itu, dr. Tirta juga mengatakan ada empat hal yang menjadi faktor kesuksesan seseorang, yaitu networking atau link, channel pekerjaan, privilage, dan terakhir adalah keberuntungan.

Keempat hal tersebut menjadi sesuatu yang menentukan kesuksesan. Ia juga menceritakan bahwa ia bisa lulus menjadi dokter dan kemudian berlanjut sebagai magister itu merupakan privilage yang berasal dari kedua orang tuanya di mana mereka adalah mantan dosen. 

"Aku, tuh bisa jadi dokter terus S2-nya di ITB juga cum laude karena bapak ibuku mantan dosen," ucapnya dalam Podcast Warung Kopi bersama Praz Teguh, Senin (3/6). 

Sementara itu, dr. Tirta berpendapat mengenai Wapres Gibran Rakabumbing Raka yang pernah mendapatkan rumor mengenai hasil IPK ketika ia berkuliah.

Menurut dr. Tirta, Gibran mengalami eksposur yang hebat karena kebetulan sang ayah menjadi Presiden Indonesia. Faktanya, Gibran tetap akan menjadi Wapres walaupun masyarakat berdebat sebanyak 1 juta kali. 

"Mas Gibran, dia mengalami eksposur sangat hebat karena kebetulan bapaknya saat itu nyapres dan pasti nanti perdebatan, 'ya, itu, kan enggak etis'. Ya, faktanya sudah jadi Wapres. Mau debat sampai 1 juta kali, faktanya sudah sah," ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa walaupun pada saat Pemilu 2024 kemarin ia bukan termasuk pemilih yang memilih Capres-Cawapres No 2 tersebut, ia tetap akan menerima fakta bahwa Gibran Rakabuming Raka tersebut telah sah menjadi Wapres Indonesia. 

(ipa)

Berita Terbaru

Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Lifestyle43 menit lalu
Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Nasional1 jam lalu
MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

Subang1 jam lalu
Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Purwakarta1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Purwakarta1 jam lalu
Dua Mahasiswa STIESA Subang Raih Penghargaan The Best Presenter

Dua Mahasiswa STIESA Subang Raih Penghargaan The Best Presenter

Subang1 jam lalu
Pemdes Sawangan Minta Vendor BYD Subang Kontribusi untuk Pembangunan Desa

Pemdes Sawangan Minta Vendor BYD Subang Kontribusi untuk Pembangunan Desa

Subang1 jam lalu
Sebulan Berjalan, Live TikTok MasNya ATR/BPN Jangkau 370.000 Penonton

Sebulan Berjalan, Live TikTok MasNya ATR/BPN Jangkau 370.000 Penonton

Nasional1 jam lalu
Investasi Industri Subang Berkembang, Pengusaha Lokal Diminta Jangan Jadi Penonton

Investasi Industri Subang Berkembang, Pengusaha Lokal Diminta Jangan Jadi Penonton

Subang2 jam lalu
Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Dana, OJK Turun Tangan Dalami Kondisi Bank

Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Dana, OJK Turun Tangan Dalami Kondisi Bank

Nasional2 jam lalu