Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

1 Rumah Warga Ambruk di Cupunagara, Diduga Karena Pergerakan Tanah Akibat Curah Hujan Tinggi

H
Hadi MartadinataEditor: Indrawan Setiadi
|12:07 WIB
Bagikan:
1 Rumah Warga Ambruk di Cupunagara, Diduga Karena Pergerakan Tanah Akibat Curah Hujan Tinggi
Anggota Koramil 0505/Tanjungsiang membantu rumah warga yang ambruk di Kampung Cibulao, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak.

PASUNDANEKSPRES.ID - Tingginya intensitas curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Subang dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya pergerakan tanah di Kampung Cibulao, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak. Akibat peristiwa tersebut, satu unit rumah warga dilaporkan ambruk pada Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Danramil 0505/Tanjungsiang, Kapten Inf Wahyudin, mengatakan rumah yang terdampak merupakan milik Ibu Aisah (53), warga RT 01 RW 04 Kampung Cibulao, Desa Cupunagara. Pergerakan tanah yang disertai longsoran kecil menyebabkan bangunan rumah tidak mampu menahan tekanan sehingga seluruh bagian atap dan dinding roboh.

“Bencana pergerakan tanah dan longsor ini dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar Kapten Wahyudin, Rabu (28/1/2026).

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan rumah tergolong berat. Wahyudin menyebutkan, kerugian materiil akibat ambruknya rumah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Saat ini, pemilik rumah terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat demi keselamatan.

Sebagai tindak lanjut, pada Senin (26/1/2026) Koramil 0505/Tanjungsiang bersama Polsek Cisalak, aparat desa, serta masyarakat setempat melaksanakan kegiatan karya bakti dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian. Selain memastikan kondisi rumah dan lingkungan sekitar, petugas juga melakukan pendataan serta memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dengan durasi panjang. Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah, segera melapor kepada aparat desa atau pihak terkait,” tambah Wahyudin.

Sementara itu, Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri serta semua pihak yang telah bergerak cepat membantu warganya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Koramil, Polsek, dan seluruh pihak yang telah membantu warga kami. Kehadiran aparat sangat membantu dalam memberikan rasa aman dan semangat bagi warga terdampak,” ungkap Wahidin.

Melalui kegiatan karya bakti dan sinergi lintas sektor ini, diharapkan penanganan dampak bencana dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, sekaligus memperkuat kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat.(hdi)

Berita Terbaru

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang6 menit lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang6 menit lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga51 menit lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle1 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang1 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle1 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang2 jam lalu
Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Lifestyle2 jam lalu
Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Olahraga3 jam lalu