5 Makam Keramat di Subang, Nomor 1 Ternyata Asal Usul Nama Subang!

PASUNDANEKSPRES.ID - Kabupaten Subang di Jawa Barat ternyata menyimpan banyak tempat bersejarah dan sakral, salah satunya adalah makam-makam keramat yang menjadi destinasi wisata religi bagi warga lokal maupun luar daerah.
Selain sebagai tempat berziarah, makam-makam ini juga menyimpan kisah masa lalu tentang para tokoh penyebar Islam di tanah Sunda.
Berikut ini 5 makam keramat di Subang yang terkenal dengan kisah sejarah dan nilai spiritualnya.
Menariknya, salah satunya bahkan menjadi asal mula nama Kota Subang sendiri!
5. Makam Keramat Syekh Eyang Jalaluddin
Makam keramat ini berlokasi di Kampung Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Syekh Eyang Jalaluddin dikenal sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam di daerah Ciater. Banyak peziarah datang ke sini untuk berdoa dan mengenang jasa beliau dalam menyebarkan ajaran Islam di tanah Sunda.
Suasana di sekitar makam juga tenang dan asri, cocok buat kamu yang ingin berziarah sekaligus menenangkan diri.
4. Makam Keramat Nangka Beurit
Selanjutnya ada Makam Keramat Nangka Beurit yang berada di Kampung Cileungsing, Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang.
Makam ini dikenal punya aura mistis dan sejarah panjang tentang penyebaran agama Islam di kawasan Subang bagian selatan.
Banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk berdoa, tapi juga mencari ketenangan batin di tempat yang masih alami ini.
3. Makam Keramat Mbah Amir
Makam ini beralamat di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang.
Mbah Amir dikenal sebagai tokoh yang berperan penting dalam menyebarkan nilai-nilai Islam di wilayah Subang utara.
Hingga kini, makamnya sering dikunjungi peziarah terutama menjelang bulan Ramadan atau Maulid Nabi, karena dipercaya membawa berkah dan ketenangan bagi siapa pun yang datang dengan niat baik.
2. Makam Keramat Muhammad Syarif
Berada di Bukit Satus, Kampung Cibeureum, Kecamatan Ciater, Makam Keramat Muhammad Syarif punya daya tarik spiritual tersendiri.
Letaknya yang berada di atas bukit membuat suasana makam ini terasa lebih khusyuk dan damai.
Peziarah yang datang biasanya berdoa untuk ketenangan jiwa sekaligus menikmati pemandangan alam khas Ciater yang sejuk.
1. Situs Cagar Budaya Nay Subang Larang
Inilah makam paling bersejarah sekaligus asal mula nama Kota Subang.
Situs ini terletak di Teluk Anggun, Desa Nagerang, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang. Nay Subang Larang yang memiliki nama asli Kubang Kencana Ningrum lahir sekitar tahun 1404 dan dikenal sebagai perempuan tangguh penyebar Islam pertama di tanah Sunda.
Subang Larang adalah putri dari Ki Gedeng Tapa, Syahbandar Muara Jati (Cirebon) yang sudah mengenal Islam sejak kedatangan Laksamana Cheng Ho dari Tiongkok pada tahun 1415.
Ia menimba ilmu agama kepada Syekh Quro, ulama besar asal Karawang, dan diberi gelar “Subang Larang” yang berarti Pahlawan Berkuda.
Kisah hidupnya semakin menarik ketika ia dipersunting oleh Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran, pada tahun 1422.
Subang Larang menjadi satu-satunya istri Prabu Siliwangi yang memeluk agama Islam dan tetap teguh dalam keyakinannya meski berada di tengah kerajaan Hindu.
Dari pernikahan ini lahirlah tokoh-tokoh penting penyebar Islam di Jawa Barat seperti Raden Kian Santang, Pangeran Cakra Buana (Walangsungsang), dan Rara Santang (ibu dari Sunan Gunung Jati).
Karena jasanya, makam Nay Subang Larang kini dijadikan situs cagar budaya sekaligus simbol penyebaran Islam di tanah Sunda.
Itulah 5 makam keramat di Subang Jawa Barat yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi.
Selain menjadi tempat wisata religi, makam-makam tersebut juga menyimpan jejak perjuangan para tokoh Islam dalam menyebarkan ajaran agama di Nusantara.
Kalau kamu berkunjung ke Subang, sempatkanlah datang ke salah satu dari makam keramat ini. Selain bisa berziarah, kamu juga bisa merasakan langsung ketenangan dan sejarah yang hidup di balik setiap makamnya.
