Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

541 Keluarga Penerima Bansos di Pagaden Terindikasi Judol

D
Dadan RamdanEditor: Asep
|19:05 WIB
Bagikan:
541 Keluarga Penerima Bansos di Pagaden Terindikasi Judol
Pendamping PKH/BPNT Kecamatan Pagaden saat memverifikasi data KPM yang terindikasi judol di Desa Jabong Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang, Rabu (26/8/2026).(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - 541 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terjaring penghapusan (Exclud) Bansos di Kecamatan Pagaden. Hal tersebut ditemukan setelah PPATK melakukan verifikasi sistem digital kepada KPM yang menerima Bansos PKH dan BPNT. 

"Di Kecamatan Pagaden dari 5.360 KPM Penerima Bansos PKH dan BPNT, ada sekitar 541 KPM yang terindikasi Judol. Ini berdasarkan hasil verifikasi PPATK secara sistem digital," kata Elan Sutarna Koordinator PKH/BPNT Kecamatan Pagaden di ruang kerjanya, Rabu (26/8/2026).

Selanjutnya untuk menyisir indikasi Judol KPM tersebut, pihaknya bersama Tim Pendamping PKH/BPNT Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang, melakukan cek in recek (verifikasi) data KPM PKH/BPNT ke desa desa seKecamatan Pagaden.

Hasil dari verifikasi lapangan tersebut, mereka yang terindikasi Judol berdasarkan verifikasi PPATK  itu keterkaitan atau indikasi terdeteksi  judol yaitu anggota keluarga yang terdaftar di KK KPM bersangkutan.
 
Namun ada pula tidak secara langsung sebagai pelaku judol, namun diduga KK nya pernah dipinjam atau dipakai untuk aplikasi Judol oleh orang lain yang tidak termasuk sebagai anggota keluarga KPM. 

"Jadi setelah kita cek, kita wawancara (klarifikasi) langsung orang nya (KPM), mereka tidak mengakui hal terkait judol tersebut, hanya kemungkinan KKnya dipakai orang lain untuk aktifasi judol dan sejenismya, sehingga mereka terkena Exclud," kata Elan kepada Pasundan Ekspres. 

Hasil Verifikasi Pendamping Bansos PKH/BPNT

Selanjutnya mereka para KPM yang terindikasi judol itu, setelah diverifikasi, mereka membuat berita acara klarifikasi terkait judol. Hal ini sebagai laporan hasil verifikasi Pendamping Bansos PKH/BPNT untuk dikirim ke Kemensos RI bahwa yang bersangkutan (KPM) tidak terkait sebagai pelaku Judol langsung. 

Namun ada pula sebagian, yang mengakui sebagai pelaku judol. Meski demikian, apapun hasil klarifikasi itu, bahwa berdasarkan data pusat mereka yang dinyatakan terindikasi judol, dinyatakan sebagai KPM Exclud dalam artian ditahan atau tidak disalurkan karena terindikasi Judol.

Untuk itu, PKH Kecamatan Pagaden, kata Elan, terus melakukan edukasi agar KPM tidak berJudol lagi, karena imbasnya jelas terkena Exclud. Sebelum dilakukan verifikasi data lapangan ke desa-desa, KPM yang terindikasi judol berprasangka bahwa pihak Ketua RT, Perangkat Desa termasuk Pendamping PKH juga dicurigai yang melaporkan hal terkait judol tersebut. 

"Padahal, ini murni hasil sistem, yang bekerja melalui sistem PPATK secara digital," tandasnya.

Hasil verifikasi indikatif judol di sejumlah desa Kecamatan Pagaden yang diverifikasi faktual, yaitu di Desa Gambrsari dari 34 KPM terindikasi judol, hanya 19 KPM yang hadir, yang lainnya tidak hadir dan dianggap mereka merasa dan mengakui terkait Judol.

Di Desa Jabong 31 KPM, dari jumlah itu ada 27 KPM yamg hadir, hasilnya mereka tidak mengakui atau bukan pelaku langsung judol. Akan tetapi orang lain, dan ada pula yang mengakui.

Perlu diketahui, KPM PKH BPNT, setiap pencairan untuk PKH Lansia Rp 600 ribu/tiga bulan dan Rp 600 ribu/tiga bulan lagi. Untuk bantuan sembako atau BPNT, jadi satu KPM bisa dapat Bansos Rp 1.200.000/tiga bulan. Namun ada pula KPM hanya dapat BPNT saja atau PKH saja.(dan/sep)

Berita Terbaru

Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini2 jam lalu
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle2 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle3 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga4 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional4 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional4 jam lalu
Krisis Air Bersih Subang Selatan, Pemkab Siapkan Jaringan Pipa 5 Kilometer

Krisis Air Bersih Subang Selatan, Pemkab Siapkan Jaringan Pipa 5 Kilometer

Subang4 jam lalu
KPK Usulkan Harta Pejabat yang Tidak Dilaporkan dalam LHKPN Dirampas Negara

KPK Usulkan Harta Pejabat yang Tidak Dilaporkan dalam LHKPN Dirampas Negara

Nasional4 jam lalu
Viral! Kopdes di Rantauprapat Terendam Banjir, Pemilihan Lokasi Ikut Dipersoalkan

Viral! Kopdes di Rantauprapat Terendam Banjir, Pemilihan Lokasi Ikut Dipersoalkan

Nasional5 jam lalu