74 Murid As-Syifa Lolos SNBP 2026, Tembus Kampus Top Nasional

PASUNDANEKSPRES.ID — Sebanyak 74 murid As-Syifa Boarding School dinyatakan lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Hasil ini menjadi salah satu capaian penting sekolah dalam mendorong murid menembus seleksi berbasis prestasi yang kompetitif di tingkat nasional.
Para murid diterima di berbagai perguruan tinggi unggulan, di antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Selain itu, sejumlah murid juga diterima di kampus lain seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Pendidikan Indonesia.
Dari sisi pilihan bidang studi, Teknik dan Rekayasa masih menjadi yang terbanyak dengan 22 murid, disusul Sosial dan Humaniora sebanyak 16 murid, serta Kesehatan dan Kedokteran dengan 15 murid. Sementara itu, 12 murid memilih Sains dan Matematika, serta sisanya tersebar di bidang pertanian dan vokasi.
Jumlah murid yang diterima di bidang kesehatan dan kedokteran menjadi salah satu perhatian pada tahun ini. Sejumlah murid berhasil masuk ke program studi kedokteran di perguruan tinggi dengan tingkat persaingan tinggi, seperti Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, dan Universitas Padjadjaran.
Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah As-Syifa, Abdurahim Casim, M.Pd., CHRM, menyebut capaian ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang menekankan keseimbangan antara akademik dan pembentukan karakter.
“SNBP bukan hanya soal nilai, tetapi tentang konsistensi, integritas, dan proses panjang yang dijalani murid. Kami berupaya membangun budaya belajar yang tidak instan, melainkan bertumbuh secara berkelanjutan, sekali lagi selamat dan teruslah menginspirasi” ujarnya.
Ia juga menambahkan, meningkatnya jumlah murid yang diterima di bidang kedokteran dan kampus-kampus unggulan menjadi indikator bahwa pendekatan pendidikan yang diterapkan mulai menunjukkan arah yang jelas.
“Kami ingin lulusan As-Syifa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki orientasi kontribusi. Pilihan ke bidang kesehatan, teknik, dan sains adalah bagian dari upaya menyiapkan generasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” kata Abdurahim.
Adapun sebaran perguruan tinggi tujuan masih didominasi Pulau Jawa, terutama Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur. Namun demikian, terdapat pula murid yang diterima di perguruan tinggi di luar Jawa, menunjukkan jangkauan pilihan yang semakin luas.
Keberhasilan ini menunjukkan konsistensi murid dalam menjaga prestasi akademik selama masa sekolah, yang menjadi salah satu faktor utama dalam seleksi SNBP.
