Anggaran RSUD Pantura Subang Capai Rp150 Miliar, Pemkab Siapkan Sejumlah Skema Pendanaan

SUBANG – Anggaran RSUD Pantura Subang diperkirakan mencapai Rp140 miliar hingga Rp150 miliar. Nilai tersebut dibutuhkan untuk mewujudkan pembangunan rumah sakit yang selama ini menjadi harapan masyarakat di wilayah Pantura Kabupaten Subang.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah menuntaskan berbagai dokumen perencanaan sebagai syarat pembangunan RSUD Pantura, mulai dari studi kelayakan, Detail Engineering Design (DED), master plan hingga dokumen lingkungan.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Subang, Yadi Heryadi, ST., mewakili Kepala Dinas Ahmad Amin, mengatakan kebutuhan anggaran pembangunan RSUD Pantura Subang diperkirakan berada di kisaran Rp140 miliar sampai Rp150 miliar.
"Estimasi kebutuhan anggaran untuk RS Pantura berkisar Rp140 sampai Rp150 miliar," ujarnya.
Menurut Yadi, besarnya anggaran RSUD Pantura Subang menjadi tantangan tersendiri mengingat kemampuan APBD Kabupaten Subang masih terbatas. Selain itu, pemerintah daerah juga masih memprioritaskan pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan.
Skema Pembiayaan Anggaran RSUD Pantura Subang
Karena itu, Pemkab Subang menyiapkan sejumlah opsi pembiayaan agar pembangunan rumah sakit tetap bisa direalisasikan. Selain melakukan efisiensi terhadap postur anggaran, pemerintah daerah juga akan mengupayakan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
"Kalau kemampuan APBD belum mencukupi, kami memiliki beberapa alternatif, mulai dari penyesuaian postur anggaran hingga mengusulkan bantuan ke pemerintah pusat," jelasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Subang lebih dulu mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1,5 miliar pada APBD 2026 untuk menyusun seluruh dokumen teknis pembangunan RSUD Pantura Subang.
Rinciannya meliputi Rp750 juta untuk penyusunan DED, Rp500 juta untuk master plan, dan Rp300 juta untuk penyusunan dokumen lingkungan (Amdal). Seluruh dokumen tersebut menjadi dasar sebelum proyek pembangunan fisik RSUD Pantura Subang dapat dimulai.
RSUD Pantura Subang Jadi Prioritas Pemkab
Sebelumnya, Bupati Reynaldy yang akrab disapa Kang Rey itu menyampaikan, pembangunan rumah sakit menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat, khususnya di wilayah utara Kabupaten Subang.
“Insyaallah, dalam waktu dekat saya ingin membangun rumah sakit di wilayah Pantura, tepatnya di Sukasari. Mudah-mudahan tidak ada hambatan sehingga pada tahun 2028 dapat terwujud,” ujarnya saat Safari Ramadan di Kecamatan Sukasari, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, keberadaan RSUD Pantura diharapkan mampu memangkas jarak tempuh masyarakat dalam mendapatkan pelayanan medis sekaligus mendorong pemerataan fasilitas kesehatan di Kabupaten Subang.
Pemerintah Kabupaten Subang menilai pembangunan RSUD Pantura merupakan langkah strategis jangka panjang untuk memperkuat sistem layanan kesehatan serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah utara.
Selain pembangunan sektor kesehatan, Kang Rey juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami terus berkomitmen memperbaiki tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegasnya.(red)
