BPBD Subang Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Bencana Akibat Sesar Lembang

SUBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem serta potensi bencana akibat pergerakan Sesar Lembang.
Imbauan tersebut disampaikan Koordinator Wilayah Subang Selatan BPBD Subang, Deden Edwin Aditya, pada Minggu (14/9/2025).
Ia menegaskan, kondisi cuaca belakangan ini sulit diprediksi dan kerap berubah drastis dalam satu hari.
“Musim sekarang cenderung tidak menentu. Panas terik bisa tiba-tiba berganti hujan deras disertai angin kencang. Warga harus selalu waspada dan menghindari aktivitas luar ruangan saat cuaca ekstrem,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
BPBD mencatat, perubahan cuaca yang ekstrem dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, maupun pohon tumbang.
Selain itu, meski Subang tidak berada tepat di jalur Sesar Lembang, dampak getarannya tetap berpotensi dirasakan.
“Kami tidak bermaksud menakut-nakuti, tapi masyarakat perlu tahu bahwa Subang bisa terdampak. Karena itu penting memahami langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa,” tambah Deden.
BPBD Subang terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk memantau perkembangan cuaca dan aktivitas kegempaan.
Sosialisasi kesiapsiagaan juga gencar dilakukan, khususnya di wilayah rawan banjir dan longsor di Subang bagian selatan.
Masyarakat diminta memastikan kondisi rumah tetap aman, memperkuat atap dan bangunan rawan roboh, serta tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tidak tersumbat.
“Kesiapsiagaan adalah kunci. Dengan memahami risiko bencana, warga bisa lebih siap menghadapi kemungkinan terburuk dan meminimalisir korban jiwa maupun kerugian material,” tegas Deden.
BPBD berharap masyarakat tidak menganggap remeh tanda-tanda perubahan alam. Dengan langkah preventif sejak dini, potensi bencana dapat ditekan dan keselamatan warga lebih terjamin.(hdi/ded)
