Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BPBD Subang Kaji Pohon Rentan Tumbang

M
Muhammad FaisalEditor: Dede
|05:30 WIB
Bagikan:
BPBD Subang Kaji Pohon Rentan Tumbang
Petugas mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Raya Nagrog, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Rabu (22/10/2025). Dua orang tewas dalam insiden tersebut.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Subang dalam beberapa hari terakhir menimbulkan kekhawatiran baru.

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon besar tumbang di Jalan Raya Nagrog, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Rabu (22/10). Insiden itu menimpa mobil pikap pengangkut nanas dan menewaskan dua orang.

Melihat potensi kejadian serupa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang berencana mengkaji jumlah pohon tua yang rentan tumbang di wilayahnya.

“Kalau didata, mungkin terdapat ratusan pohon tua dan rapuh yang berpotensi tumbang se-Kabupaten Subang,” ujar Udin Jazudin, Kepala BPBD Subang kepada Pasundan Ekspres.

Udin mengatakan, pihaknya akan mendata dan mengkaji lebih lanjut kondisi pohon-pohon milik pemerintah daerah yang dinilai sudah rapuh dan berisiko tumbang.

Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua pohon di ruang publik merupakan aset Pemda Subang.

“Kita akan kaji dulu, sebab tidak semua pohon merupakan aset Pemda. Ada juga yang milik PUPR Provinsi dan PTP,” jelasnya.

Menurut Udin, BPBD tidak memiliki kewenangan untuk menindak pohon di luar aset Pemda tanpa izin dari instansi terkait.

“Di luar aset Pemda, kami tidak punya wewenang kecuali ada persetujuan dari pihak Pemprov ataupun PTP,” ujarnya.

Meski demikian, Pemda tetap berkomitmen melakukan pengawasan dan pemeliharaan terhadap pohon-pohon yang menjadi tanggung jawabnya, terutama yang berlokasi di jalan utama dan kawasan padat aktivitas.

“Perlu diawasi dan dipelihara kalau memang masih hidup pohonnya,” kata Udin menegaskan.

BPBD berharap masyarakat juga waspada terhadap potensi bahaya saat cuaca ekstrem, terutama di sekitar area dengan banyak pepohonan besar.(fsh/ded)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle26 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga35 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu