Curhat di Medsos: Kecewa Cari Keadilan ke Lembur Pakuan

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebuah unggahan di media sosial Facebook dari akun bernama @Samarudin Kalijati Pangandaran, menjadi sorotan publik setelah berisi curahan hati terkait pengalamannya saat mendatangi Lembur Pakuan untuk mencari keadilan.
Unggahan yang diposting pada Minggu (26/4/2026) itu berisi keluhan mengenai pelayanan yang diterimanya selama berada di lokasi.
Dalam tulisannya, ia mengaku datang dengan kondisi fisik yang menurun demi memperjuangkan persoalan yang dihadapinya, namun justru pulang dengan rasa kecewa.
Dalam unggahan tersebut, ia menyebut sesampainya di lokasi, dirinya sempat bertanya kepada petugas Satpol PP. Namun jawaban yang diterima dinilai menyakitkan dan tidak menunjukkan empati.
Ia juga mengaku sempat mengalami kondisi fisik drop di area lapangan tempat pengaduan, tetapi merasa tidak mendapat perhatian dari pihak sekitar.
Setelah itu, ia berpindah ke Masjid Al Hikmah dan kembali mengalami kondisi serupa.
Menurut pengakuannya, tidak ada pihak yang memberikan pertolongan saat dirinya dalam kondisi lemah.
Realita di Lembur Pakuan
Ia menilai realita di lapangan tidak sesuai dengan citra yang selama ini terlihat di media sosial.
Dalam tulisan itu pula, ia menyinggung sosok KDM yang menurutnya selama ini dikenal peka dan memiliki empati terhadap masyarakat.
Namun berdasarkan pengalaman yang dialaminya secara langsung, ia merasa kenyataan berbeda dengan harapan.
Unggahan tersebut pun memantik beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menyayangkan jika benar terjadi perlakuan kurang humanis terhadap masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi.
Sebagian lainnya meminta agar informasi tersebut diklarifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Kini postingannya tersebut mendapati sekitar lebih dari 600 komentar, beragam komentar ada di sana, dari mulai yang simpati, ada pula yang mencaci.
Dari kontroversi tersebut, kehadiran Lembur Pakuan memang menjadi daya tarik tersendiri, banyak orang yang datang bukan hanya untuk wisata saja. Melainkan ingin mengadu pada Gubernur terkait keluh kesahnya dalam menjalani hidup.
Padahal KSM sendiri telah membuka posko pengaduan di Gedung Sate, khusus untuk memfasilitasi setiap warga yang ingin mengadukan keluhan secara langsung, agar tidak datang ke Lembur Pakuan.(hdi)
