Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Curhat di Medsos: Kecewa Cari Keadilan ke Lembur Pakuan

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|11:10 WIB
Bagikan:
Curhat di Medsos: Kecewa Cari Keadilan ke Lembur Pakuan
tangkapan layar postingan viral di facebook soal curhat cari keadilan ke Lembur Pakuan berakhir kecewa.

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebuah unggahan di media sosial Facebook dari akun bernama @Samarudin Kalijati Pangandaran, menjadi sorotan publik setelah berisi curahan hati terkait pengalamannya saat mendatangi Lembur Pakuan untuk mencari keadilan.

Unggahan yang diposting pada Minggu (26/4/2026) itu berisi keluhan mengenai pelayanan yang diterimanya selama berada di lokasi.

Dalam tulisannya, ia mengaku datang dengan kondisi fisik yang menurun demi memperjuangkan persoalan yang dihadapinya, namun justru pulang dengan rasa kecewa.

Dalam unggahan tersebut, ia menyebut sesampainya di lokasi, dirinya sempat bertanya kepada petugas Satpol PP. Namun jawaban yang diterima dinilai menyakitkan dan tidak menunjukkan empati.

Ia juga mengaku sempat mengalami kondisi fisik drop di area lapangan tempat pengaduan, tetapi merasa tidak mendapat perhatian dari pihak sekitar.

Setelah itu, ia berpindah ke Masjid Al Hikmah dan kembali mengalami kondisi serupa.

Menurut pengakuannya, tidak ada pihak yang memberikan pertolongan saat dirinya dalam kondisi lemah.

Realita di Lembur Pakuan

Ia menilai realita di lapangan tidak sesuai dengan citra yang selama ini terlihat di media sosial.

Dalam tulisan itu pula, ia menyinggung sosok KDM yang menurutnya selama ini dikenal peka dan memiliki empati terhadap masyarakat.

Namun berdasarkan pengalaman yang dialaminya secara langsung, ia merasa kenyataan berbeda dengan harapan.

Unggahan tersebut pun memantik beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menyayangkan jika benar terjadi perlakuan kurang humanis terhadap masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi.

Sebagian lainnya meminta agar informasi tersebut diklarifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Kini postingannya tersebut mendapati sekitar lebih dari 600 komentar, beragam komentar ada di sana, dari mulai yang simpati, ada pula yang mencaci.

Dari kontroversi tersebut, kehadiran Lembur Pakuan memang menjadi daya tarik tersendiri, banyak orang yang datang bukan hanya untuk wisata saja. Melainkan ingin mengadu pada Gubernur terkait keluh kesahnya dalam menjalani hidup.

Padahal KSM sendiri telah membuka posko pengaduan di Gedung Sate, khusus untuk memfasilitasi setiap warga yang ingin mengadukan keluhan secara langsung, agar tidak datang ke Lembur Pakuan.(hdi)

Berita Terbaru

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle18 menit lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang23 menit lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle31 menit lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang58 menit lalu
ADVERTISEMENT
Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Lifestyle1 jam lalu
Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Olahraga1 jam lalu
Rekomendasi Tanaman Indoor Terbaik untuk Mempercantik Rumah

Rekomendasi Tanaman Indoor Terbaik untuk Mempercantik Rumah

Lifestyle2 jam lalu
Kawasan Industri Subang Jadi Incaran Pencari Kerja, Ini Tips Melamarnya

Kawasan Industri Subang Jadi Incaran Pencari Kerja, Ini Tips Melamarnya

Lifestyle2 jam lalu
Lengkap! Daftar Platform Beresiko Tinggi Untuk Anak Versi Komdigi Per September 2026, Ada YouTube hingga Telegram

Lengkap! Daftar Platform Beresiko Tinggi Untuk Anak Versi Komdigi Per September 2026, Ada YouTube hingga Telegram

Nasional3 jam lalu
Jangan Asal! Ini Kriteria Nama yang Tidak Bisa Digunakan di KK, KTP, dan Akta Lahir

Jangan Asal! Ini Kriteria Nama yang Tidak Bisa Digunakan di KK, KTP, dan Akta Lahir

Lifestyle4 jam lalu