Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dampak dari Arus Deras di Sungai Cipunagara, Tanggul Tergerus, Desa Kotasari Terancam Banjir

H
HubaEditor: Huba
|12:18 WIB
Bagikan:
Dampak dari Arus Deras di Sungai Cipunagara, Tanggul Tergerus, Desa Kotasari Terancam Banjir
TERGERUS: Tanggul tanah tergerus aliran Kali Cipunagara nampak semakin menipis, jika tidak segera ditanggulangi tanggul itu akan jebol. Pemdes Kotasari meminta pihak terkait segera menanganinya.

SUBANG-Intensitas hujan selama sepekan  ini meningkat signifikan, sehingga berdampak pada deras nya arus air di Sungai Cipunagara. Deras nya aliran sungai menggerus tanggul dan tanah di bantaran air Kali Cipunagara, yang melintasi sejumlah desa di Kecamatan Pamanukan,  Legonkulon dan Pusakanagara.

Seperti yang terjadi di Tanggul Sungai Cipunagara yang terletak di blok Sukamanah, Desa Kotasari, Kecamatan Pusakanagara kondisinya  hampir jebol, hingga memanjang  luas tergerus air Kali Cipunagara.

Pjs Kepala Desa Kotasari, Hihin Solihin mengatakan, tanggul yang hampir jebol itu akibat tergerus air sungai Cipunagara yang meluap dan sangat deras, serta terjadi pusaran air di wilayah tersebut. 

Kondisi ini, menurut dia, membahayakan dan mengancam area Desa Kotasari di sebelah timur Kali Cipunagara itu, dan harus segera ada penanggulangan darurat, sebelum jebol.

Aliran Kali Cipunagara beberapa hari ini cukup besar dan mengalir deras sehingga mengakibatkan abrasi, dan sudah menggerus beberapa meter tanggul. "Kami lihat tanggul akan bertambah tergerus mengingat air bertambah deras juga kontur tanah yang sangat labil, nampak tanggul dan jalan infeksi jaraknya  tinggal 1 meter," kata Hihin.

Dia  sangat berharap kepada pihak BBWS dan pihak terkait segera menangani permasalahan itu agar tidak bertambah parah, karena menyangkut orang banyak, area pertanian dan pemukiman warga. "Saya mohon kepada pihak BBWS dan dinas terkait untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini agar tidak terjadi bencana, karena yang bakal terdampak apabila tanggul jebol adalah warga dari 4 Desa terutama yang kena dampak awal adalah warga Kotasari," tandasnya.

Pihaknya, melihat tanggul yang tergeeus  akan bertambah,  mengingat air bertambah deras juga kontur tanah yang sangat labil.(dan/sep)

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga1 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang2 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang2 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang3 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional4 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional5 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle5 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta5 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat6 jam lalu