Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dimana Bendungan Sadawarna? Ini Lokasi dan Fasilitasnya

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|09:00 WIB
Bagikan:
Dimana Bendungan Sadawarna? Ini Lokasi dan Fasilitasnya
Gapura Bendungan Sadawarna. (Foto: Google photos)

PASUNDANEKSPRES.ID - Jawa Barat memiliki banyak bendungan besar yang dirancang untuk mengatur aliran sungai dan mengurangi risiko banjir, salah satunya adalah Bendungan Sadawarna.

Bendungan memegang peran strategis sebagai penyedia dan pengatur sumber daya air bagi pertanian. Tidak hanya berfungsi sebagai bangunan penyimpan air, bendungan juga berfungsi sebagai sistem irigasi, pembangkit listrik, serta pengendalian banjir.

Di Jawa Barat, ada empat bendungan yang telah berdiri lama dan memiliki peranan penting yakni Bendungan Jatiluhur, Bendungan Cirata, Bendungan Jatigede, dan Bendungan Sadawarna.

Bendungan Sadawarna merupakan bendungan yang dibangun pada tahun 2018 dan diresmikan pada akhir tahun 2022 oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Lantas, dimana lokasi Bendungan Sadawarna dan apa saja yang ada di Bendungan Sadawarna? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Sekilas Bendungan Sadawarna

Bendungan Sadawarna merupakan bendungan yang dibangun pada tahun 2018 yang menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN) di bidang sumber daya air.

Lokasi Bendungan Sadawarna berada di Desa Sadawarna, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang dan berbatasan dengan Kabupaten Sumedang.

Bendungan ini dibangun selama lima tahun kemudian diresmikan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo pada 27 Desember 2022.

Bendungan Sadawarna memiliki luas genangan 695 hektar yang membendung Daerah Aliran Sungai (DAS) Cipunagara yang melintasi tiga kabupaten yakni Subang, Sumedang, dan Indramayu.

Adapun kapasitas Bendungan Sadawarna mencapai kurang lebih 70 juta meter kubik untuk mensuplai irigasi di Kabupaten Subang dan Indramayu.

Pembangunan bendungan ini memberikan dampak positif bagi produksi pertanian di Jawa Barat yang mengairi sawah seluas 4.280 ha di Kab. Subang dan Kab. Indramayu.

Ada Apa Saja di Bendungan Sadawarna?

Tiket masuk ke Bendungan Sadawarna tidak dikenakan tarif apapun alias gratis. Ada berbagai kegiatan yang bisa dilakukan di sekitar Bendungan Sadawarna seperti memancing ikan, mengambil foto di sekitar danau, atau hanya menikmati pemandangan di sekitar bendungan.

(inm)

Berita Terbaru

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional14 menit lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta34 menit lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang54 menit lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang1 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga1 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional2 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle2 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang2 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle2 jam lalu