Diterjang Banjir, Warga Desa Patimban di Subang Bertahan di Rumah

PASUNDANEKSPRES.ID - Curah hujan masih terus turun setiap hari dengan intensitas ringan hingga lebat. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Subang tergenang banjir sejak pekan lalu hingga saat ini.
Berdasarkan pantauan Pasundan Ekspres, titik banjir di wilayah Pantura Subang tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Blanakan, Ciasem, Sukasari, Pamanukan, dan Pusakanagara.
Seperti di Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, banjir menerjang permukiman warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter dan telah masuk ke dalam rumah penduduk.
Meski demikian, hingga saat ini warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil mengamankan harta benda mereka.
“Ini belum seberapa. Ketinggian air bisa saja bertambah karena kiriman air dari selatan maupun dari Sungai Cibodo sudah mulai masuk. Apalagi jika air laut pasang, otomatis air akan tertahan. Sekarang saja sudah banyak rumah warga yang terendam, apalagi kalau hujan terus-menerus,” kata Rumidi, warga Dusun Galian, Desa Patimban, Selasa (27/1/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air terus meningkat dan telah merendam ratusan hektare tambak serta rumah penduduk sejak semalam.
“Dusun Galian ini memang langganan banjir akibat pendangkalan Sungai Cibodo dan Sungai Kalituru, sehingga aliran air tidak lancar menuju laut. Anehnya, pihak pemerintah seperti belum ada upaya nyata untuk menyelesaikan persoalan ini, terkesan dibiarkan,” tuturnya kepada Pasundan Ekspres. (dan/ded)
