Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DP2KBP3A Subang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Z
Zaenal AbidinEditor: Dobi Maulana
|09:52 WIB
Bagikan:
DP2KBP3A Subang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak DP2KBP3A Kabupaten Subang, Heriyanto. (ZAENAL ABIDIN/PASUNDAN EKSPRES)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang terus memperkuat berbagai upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui kolaborasi lintas sektor.

Langkah tersebut dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Kabupaten Subang yang ramah perempuan dan layak anak.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak DP2KBP3A Kabupaten Subang, Heriyanto, mengatakan seluruh program yang dijalankan saling berkaitan dan dirancang untuk memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak, mulai dari aspek pencegahan, edukasi, hingga penguatan kelembagaan.

"Upaya penguatan perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Subang dilakukan melalui berbagai program yang saling berkaitan. Seluruh pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.

Salah satu langkah yang terus diperkuat adalah kelembagaan Satuan Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA). Melalui keterlibatan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah daerah mendorong pemenuhan hak anak sesuai indikator Kabupaten Layak Anak.

Penguatan tersebut diwujudkan melalui pertemuan operator, koordinasi Satgas KLA, seminar, pembinaan, hingga koordinasi lintas sektor guna meningkatkan komitmen bersama.

Selain itu, DP2KBP3A juga terus meningkatkan kapasitas petugas lapangan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Berbagai kegiatan seperti seminar, workshop, pelatihan, penyusunan metode kerja, serta monitoring dan evaluasi rutin dilakukan agar petugas mampu memberikan pelayanan dan pendampingan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Ia menambahkan, penguatan kelembagaan Forum Anak Kabupaten menjadi bagian penting dalam strategi perlindungan anak. Forum tersebut menjadi wadah partisipasi anak dalam pembangunan daerah melalui keterlibatan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), penyampaian aspirasi anak, serta pembinaan mengenai pencegahan kekerasan dan pemenuhan hak-hak anak.

Dalam pelaksanaannya, DP2KBP3A juga membangun sinergi dengan berbagai instansi, seperti Balai Pemasyarakatan (Bapas), Kementerian Agama, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres, serta OPD terkait lainnya.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi yang menyasar pelajar, masyarakat, orang tua, hingga tokoh masyarakat sebagai upaya menekan angka kekerasan terhadap anak. 

"Peran dunia pendidikan juga menjadi perhatian. Pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang difasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (Pokja BSAN), para peserta didik memperoleh materi mengenai pencegahan kekerasan, perundungan (bullying), bahaya penyalahgunaan narkoba, penggunaan gawai secara bijak, serta pentingnya membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif," ujarnya.

Tidak hanya itu, perguruan tinggi negeri maupun swasta turut berkontribusi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dalam setiap kegiatan tersebut disisipkan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai perlindungan perempuan dan anak.

Sementara di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan bersama petugas lapangan PPA dan puskesmas rutin melaksanakan Posyandu serta Kunjungan Kesehatan Anak (Kesnak) di TK dan PAUD yang disertai penyuluhan tentang program Cegah Kekerasan (CEKAS), parenting, dan pola asuh yang baik bagi orang tua.

"Maka melalui kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, DP2KBP3A Kabupaten Subang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak semakin meningkat," ucapnya.

Ia menegaskan, keberhasilan menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar setiap anak di Kabupaten Subang dapat tumbuh, berkembang, dan memperoleh haknya secara optimal. (znl/sep)

Berita Terbaru

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle2 menit lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle19 menit lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle2 jam lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional3 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle3 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang4 jam lalu
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional5 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu